Connect With Us

Kunci Tambahan Tidak Cukup Cegah Curanmor, Kapolres Metro Tangerang Imbau Warga Pasang GPS

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 30 Oktober 2025 | 21:26

Ilustrasi pencurian sepeda motor. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang marak di Tangerang berhasil diungkap berkat teknologi pelacakan.

Kesuksesan penangkapan pelaku curanmor lintas wilayah ini membuat Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr Raden Muhammad Jauhari, mengimbau masyarakat untuk segera memasang alat GPS tracker selain kunci pengaman tambahan pada kendaraan.

"Masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memarkirkan kendaraannya terutama di tempat sepi dan lebih amannya agar ditambahkan kunci tambahan atau dipasang alat GPS," ujarnya, Kamis 20 Oktober 2025.

Pernyataan Kapolres ini merujuk pada keberhasilan gemilang jajaran Polsek Jatiuwung yang berhasil membekuk dua pelaku curanmor, yang dikenal sangat lihai.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Rabiin menjelaskan pengungkapan ini berawal dari laporan korban Tri Hartawan, 32, yang kehilangan sepeda motornya di Jalan Gatot Subroto, Cibodas, pada Selasa 28 Oktober 2025, dini hari.

Beruntung, motor korban sudah dilengkapi alat pelacak GPS. Dipimpin Kanit Reskrim AKP Derry, tim opsnal bergerak cepat mengikuti sinyal GPS.

Pengejaran berlangsung dramatis melintasi batas kota, hingga akhirnya kedua pelaku, Samsul Mualif (joki) dan Muhamad Rijal (eksekutor/pemetik), berhasil diamankan di Jl. Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang sekitar pukul 02.30 WIB.

 

Sepuluh Kali Beraksi di Tangerang

"Pelaku mengaku sudah beraksi sebanyak sepuluh kali," tutur Kanit Reskrim. Kedua pelaku menggunakan alat khusus berupa kunci letter T yang terbukti efektif membobol kunci motor.

Dari tangan komplotan ini, petugas menyita berbagai barang bukti berbahaya, termasuk dua buah pegangan kunci leter T, sembilan mata kunci leter T, satu bilah pisau badik, dan bahkan satu pucuk pistol korek api yang digunakan untuk menakut-nakuti.

Kapolres mengapresiasi kinerja Polsek Jatiuwung dan mengimbau masyarakat agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran penting.

“Kepada masyarakat, apabila melihat mengetahui adanya gangguan Kamtibmas dapat menghubungi call center bebas pulsa 110,” pungkas Kapolres.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANTEN
Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Kembangkan Sekolah Unggulan, Pemprov Banten Jajaki Kerja Sama dengan Cambridge School

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58

Gubernur Banten Andra Soni menjajaki kerja sama strategis dengan Cambridge School Indonesia guna meningkatkan mutu pendidikan di wilayahnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Banyak Warga Nikah Siri, 1.000 Pasangan di Kabupaten Tangerang Ditarget Ikut Isbat Nikah

Kamis, 14 Mei 2026 | 17:51

Fenomena pernikahan siri atau pernikahan yang belum tercatat secara negara masih banyak ditemukan di tengah masyarakat Kabupaten Tangerang, terutama pasangan lanjut usia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill