Connect With Us

Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18

Ilustrasi sakit saat musim hujan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang. 

Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan tidak mengabaikan kesehatan di tengah beredarnya berbagai informasi mengenai penyakit tersebut.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Amir Ali menjelaskan, superflu memiliki kemiripan dengan flu biasa, namun dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi. Perbedaan utama terletak pada gejala yang dirasakan penderita.

“Jika flu biasa umumnya hanya ditandai batuk, pilek, dan demam ringan sehingga penderita masih dapat beraktivitas, superflu memiliki gejala lebih berat seperti demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, menggigil, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, serta tubuh terasa sangat lemas,” papar dr. Amir.

Ia menegaskan, meskipun belum ada kasus yang terkonfirmasi, Pemkot Tangerang tidak lengah. Seluruh fasilitas layanan kesehatan telah diminta bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kasus penyakit infeksi saluran pernapasan.

“Seluruh fasilitas kesehatan yaitu 39 puskesmas dalam kondisi siaga untuk menangani berbagai kemungkinan penyakit, termasuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan,” jelas dr. Amir.

Menurutnya, puskesmas di Kota Tangerang tidak hanya disiapkan untuk pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga mampu memberikan layanan rawat inap apabila dibutuhkan.

Masyarakat yang merasakan keluhan dengan gejala berat diminta tidak menunda untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Masyarakat juga diimbau melakukan upaya pencegahan yang dimulai dari kebiasaan sehari-hari, seperti penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna menekan risiko penularan penyakit.

“Selain itu, olahraga secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, hingga menjaga kesehatan mental dengan tetap berpikir positif dan bahagia,” imbaunya.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill