Connect With Us

Logistik Pilgub Banten Belum Lengkap

| Rabu, 19 Oktober 2011 | 16:54

Surat suara Pilgub Banten sedang dilipat di KPU Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Beberapa hari lagi warga di Provinsi Banten, akan mengikuti pilkada. Namun di sejumlah kabupaten atau kota ternyata masih ada yang belum siap kebutuhan logistiknya. Seperti halnya di Kota Tangerang, yang masih kekurangan kartu pemilih.

"Kami akui masih ada sedikit masalah, yaitu kartu pemilih hingga saat ini belum sampai. Dari 2.799 TPS di Kota Tangerang, ada sekitar 258 TPS yang belum mendapatkan kartu pemilih itu," ucap Syafril Elain, Ketua KPU Kota Tangerang, Rabu (19/10).

Menurut Syafril, jika satu TPS dirata-rata memiliki 500 orang pemilih, berarti masih sekitar 129.000 kartu pemilih yang belum dikirim oleh perusahaan percetakan. "Mereka janjinya hari ini (Rabu), tapi hingga siang begini belum ada kabarnya," ujar Syafril.

Sementara surat undangan (formulir C6), kata Syafril, berhasil dibereskan setelah pihaknya pro aktif mengambil langsung ke KPU Provinsi Banten. "Tadi pagi (Rabu), kami mengambilnya langsung sebanyak 6.240 lembar. Jika belum diambil mungkin belum dikirim," ujarnya.

Untuk logistik lainnya kata Syafril sudah mendekati sempurna. "Rasanya sudah sekitar 90 persen tingkat kesiapan kami. Pokoknya pas Jumat nanti sudah terdistribusi ke semua KPPS sehingga Sabtu (22/10) sudah bisa coblos," ucapnya.

Terkait jumlah surat suara yang rusak, kata Syafril, berjumlah 305 lembar dari 1.119.000 lembar. "Itu adalah yang rusak parah, misalnya ada tinta hitam di tengah gambar pasangan calon sehingga menyerupai bekas coblosan. Ini kami singkirkan," ucapnya.

Bagi para pemilih yang belum memperoleh kartu pemilih atau surat undangan, kata Syafril, tidak perlu resah. Karena salah satu bisa digunakan untuk memilih. Yang terpenting pemilih itu terdata dalam DPT. (DRA)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill