Connect With Us

Satpol PP Kota Tangerang Gerebek Tempat Prostitusi di Pasar Induk Tanah Tinggi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 April 2026 | 21:24

Seorang wanita yang diduga PSK diamankan Petugas Satpol PP di kawasan Passar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Satpol PP Kota Tangerang menggerebek sebuah warung di kawasan Pasar Induk Tanah Tinggi yang disinyalir kerap menjadi lokasi peredaran minuman keras dan aktivitas prostitusi.

Operasi pekat ini dilaksanakan pada Minggu malam 19 April 2026, hingga Senin dini hari 20 April 2026, sebagai tindak lanjut dari keresahan masyarakat terkait aktivitas ilegal yang mengganggu kenyamanan publik.

Dari operasi tersebut, tim di lapangan berhasil mengamankan empat orang yang diduga kuat melanggar Peraturan Daerah (Perda), termasuk seorang perempuan yang diduga pekerja seks komersial (PSK).

"Kami berhasil mengamankan empat orang terduga pelanggar selama operasi penegakan Perda di Pasar Induk Tanah Tinggi. Langkah ini merupakan respons langsung atas laporan masyarakat yang masuk kepada kami," tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Tangerang Mulyani.

Dalam penyisiran tersebut, petugas tidak hanya mengamankan para pelanggar, tetapi juga menemukan sejumlah barang bukti minuman beralkohol yang siap edar dalam kemasan plastik siap konsumsi.

Selain itu, petugas juga membongkar sebuah bilik yang ditutupi terpal dan di dalamnya terdapat tempat tidur kayu yang diduga digunakan untuk tempat prostitusi.

Selanjutnya, para pelanggar didata, diberikan pembinaan intensif, dan wajib menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya sebelum dipulangkan ke keluarga.

Menurut Mulyani penindakan ini mengacu pada dua regulasi utama di Kota Tangerang, yakni Perda No 8/2005 tentang Pelarangan Pelacuran dan Perda No 7/2005 tentang Pelarangan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Ia menambahkan bahwa Pemkot Tangerang tidak akan berhenti sampai di sini. Operasi serupa akan terus ditingkatkan dengan menyasar titik-titik rawan lainnya di seluruh wilayah Kota Tangerang guna memastikan lingkungan tetap aman, religius, dan kondusif.

"Kami akan terus menyisir wilayah yang dinilai rawan disalahgunakan. Tujuannya jelas, yakni memberantas tuntas peredaran alkohol dan praktik prostitusi di Kota Tangerang," tutupnya.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

TANGSEL
TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

TPA Cipeucang Tangsel "Dipaksa" Tampung 1.022 Ton Sampah Per Hari

Kamis, 10 September 2026 | 22:32

Gunungan sampah terlihat memenuhi salah satu area pemrosesan akhir di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Sejumlah kendaraan pengangkut sampah dan alat berat masih beraktivitas di sekitar tumpukan tersebut.

BANTEN
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 | 20:43

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill