Simak Cara Memberikan Dukungan Psikologi Awal untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Kamis, 18 Juni 2026 | 16:48
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mengecam keras maraknya aksi vandalisme yang menyasar sejumlah halte di wilayah Kota Tangerang.
Sebab, selain merusak estetika dan kenyamanan, perbaikan fasilitas tersebut memakan anggaran biaya yang tidak sedikit.
Salah satunya Halte Bus Tayo di wilayah Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang. Halte itu penuh coretan di bagian kaca dan temboknya, sehingga harus diberishan oleh petugas Dishub Kota Tangerang.
Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, pihaknya menemukan berbagai kerusakan mulai dari coretan dinding (grafiti liar), perusakan fasilitas tempat duduk, hingga papan informasi yang tidak lagi berfungsi akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.
Kondisi ini mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna transportasi umum.
“Halte merupakan fasilitas publik yang dibangun untuk kenyamanan bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan vandalisme dan ikut menjaga fasilitas yang ada,” tegas Suhaely, Senin 27 April 2026.
Suhaely menegaskan, perawatan dan perbaikan fasilitas halte yang rusak akibat vandalisme membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.
Hal ini tentu berdampak pada efisiensi penggunaan anggaran daerah yang seharusnya dapat dialokasikan untuk peningkatan layanan publik lainnya.
"Selain itu, aksi vandalisme juga berpotensi membahayakan pengguna, terutama jika kerusakan terjadi pada struktur atau sarana pendukung halte," tegasnya.
Oleh karena itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga dan merawat fasilitas umum.
“Kami mengajak, masyarakat untuk melaporkan melalui 112 atau aplikasi LAKSA, apabila menemukan tindakan vandalisme di fasilitas publik," ujarnya.
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menggeledah kantor PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS), yang sebelumnya bernama PT Angkasa Pura Kargo (APK), pada Jumat, 19 Juni 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews