Connect With Us

DPRD Nilai Pendidikan Masih Jadi Beban Warga Kota Tangerang, Bantuan Telat hingga Fenomena Tahan Ijazah

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 29 April 2026 | 16:56

Kegiatan belajar mengajar siswa SD Negeri Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Akses pendidikan di Kota Tangerang dinilai belum sepenuhnya merata. Di tengah berbagai program yang berjalan, masih ada warga yang harus berjuang sendiri agar anaknya tetap bisa bersekolah.

Hal ini tercermin dalam Keputusan DPRD Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2026 terkait rekomendasi atas laporan pertanggungjawaban kepala daerah tahun anggaran 2025. 

Dokumen tersebut membahas sejumlah persoalan yang dinilai belum terselesaikan.

Salah satu catatan utama berkaitan dengan penyaluran bantuan pendidikan yang belum berjalan tepat waktu. 

Padahal, bantuan tersebut menjadi penopang bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Bantuan dana beasiswa nonpersonal (BNP) agar disalurkan tepat waktu,” demikian tertulis dalam rekomendasi yang ditandatangani Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi, Selasa, 28 April 2026.

Selain itu, DPRD juga menyoroti masih adanya pungutan biaya masuk di sejumlah sekolah, khususnya swasta. Praktik tersebut dinilai tetap membebani orang tua, meskipun sekolah telah menerima bantuan dari pemerintah.

“Pastikan agar sekolah tidak memungut biaya masuk sekolah yang memberatkan orang tua khususnya sekolah swasta penerima bantuan,” bunyi rekomendasi tersebut.

Persoalan lain terlihat dari capaian pendidikan yang belum sesuai target. Rata-rata lama sekolah masih berada di bawah angka yang ditetapkan, menandakan masih banyak siswa yang tidak melanjutkan pendidikan hingga jenjang menengah.

“Perlu diperhatikan upaya untuk peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) yang belum mencapai target di 11,71 tahun,” tulis laporan itu.

Masalah klasik seperti penahanan ijazah akibat tunggakan biaya juga belum sepenuhnya teratasi. DPRD bahkan mendorong adanya intervensi melalui bantuan sosial untuk membantu siswa yang terdampak.

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Pemkot Tangsel Integrasikan Layanan Publik dalam Satu Aplikasi

Selasa, 28 April 2026 | 20:28

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mengintegrasikan layanan publik ke dalam satu ekosistem digital.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill