Connect With Us

Antisipasi Kebakaran, DLH Kota Tangerang Siapkan 50 Ribu Liter Pasokan Air TPA Rawa Kucing

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Juli 2026 | 20:42

TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang menjadi alarm bagi Pemerintah Kota Tangerang untuk semakin meningkatkan kewaspadaan.

Apalagi, kondisi cuaca panas ekstrem saat ini, semakin meningkatkan potensi kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang.

Guna mengantisipasi tragedi serupa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang kini bergerak cepat mengintensifkan kesiapsiagaan di TPA yang menampung 1.600 ton sampah per hari itu.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin kecolongan.

Mengingat pengalaman pahit kebakaran besar yang pernah melanda TPA Rawa Kucing pada tahun 2023 silam, prosedur pengamanan kini diperketat lewat pengawasan berlapis yang melibatkan berbagai unsur terkait.

"Kami sudah memiliki prosedur untuk melakukan mitigasi terhadap kebencanaan di TPA Rawa Kucing. Ini sebenarnya sudah dilakukan jauh-jauh hari, belajar dari pengalaman tahun 2023," ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin 6 Juli 2026.

 

Siapkan 50 Ribu Liter Pasokan Air

Menurutnya, langkah antisipasi teknis diperkuat dengan penempatan 5 unit toren air dengan kapasitas masing-masing 10 ribu liter di lima titik strategis kawasan TPA.

Penyediaan total 50 ribu liter air ini bertujuan agar pasokan air selalu dalam posisi standby.

"Jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pemadaman darurat, petugas piket yang berjaga bisa langsung melakukan tindakan penyemprotan tanpa penundaan," tambah Wawan Fauzi.

Tak hanya pasokan air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga menyiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta lima personel di lokasi TPA.

Selain itu, DLH melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Rawa Kucing juga menerapkan sistem piket pantau dan patroli selama 24 jam penuh untuk menyisir setiap sudut TPA.

Kemudian, petugas secara berkala melakukan penyiraman pada area gunungan sampah (landfill) guna menjaga kelembaban material sampah yang mudah terbakar.

"Kami juga lakukan pembersihan (clearance) terhadap rumput dan pohon-pohon kering di sekitar lokasi yang berpotensi memicu rambatan api," terang Wawan.

 

Edukasi Pemulung

Tak hanya kesiapan teknis, mitigasi juga menyasar pada aktivitas manusia di dalam TPA. Sadar bahwa TPA Rawa Kucing menjadi tumpuan hidup banyak orang, DLH memilih pendekatan edukatif ketimbang melarang total kehadiran pemulung dan pedagang.

Bersama aparat Polsek Neglasari dan Koramil 02 Batuceper, DLH rutin menggelar sosialisasi bulanan agar para pekerja lapangan tersebut tidak memicu titik api.

"Kami terus edukasi, seperti melarang membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan aktivitas memasak di atas area landfill. Pedagang yang berjualan diimbau hanya membawa makanan yang sudah matang dari luar," ujar Wawan Fauzi.

Melalui strategi komprehensif ini, Wawan Fauzi berharap TPA Rawa Kucing dapat terhindar dari bencana kebakaran dan tetap beroperasi secara normal demi melayani kebutuhan pembuangan sampah masyarakat.

"Kami berharap tentu doa selalu dari masyarakat Kota Tangerang agar TPA Rawa Kucing bisa tetap beroperasional di tengah situasi dan kondisi cuaca yang ekstrem ini," pungkasnya.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

BISNIS
Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Lebarkan Sayap ke Tangerang, Koleksi Jamise Syari Jadi Incaran Gen Z hingga Jemaah Umrah

Senin, 6 Juli 2026 | 22:31

Kiblat modest fashion bagi generasi muda kini semakin berkembang dinamis. Menjawab tingginya antusiasme pasar muslimah di wilayah Tangerang dan sekitarnya, brand fesyen syar'i asal Bandung, Jamise Syari, resmi melebarkan sayapnya

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill