TANGERANGNEWS.com-Insiden kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kabupaten Tangerang menjadi alarm keras bagi daerah sekitarnya.
Merespons kejadian di daerah tetangga tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung bergerak cepat memperkuat langkah mitigasi di TPA Rawa Kucing, guna mengantisipasi potensi bencana serupa, terlebih di tengah cuaca panas dan kering belakangan ini.
Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menegaskan kabar kebakaran di TPA Jatiwaringin membuat pihaknya langsung melakukan evaluasi dan memperketat pengamanan di area TPA Rawa Kucing yang memiliki luas mencapai 34 hektare.
"Kami langsung melakukan mitigasi ulang terhadap seluruh potensi yang ada. Area yang terdapat rumput kering langsung kami bersihkan dan penyiraman landfill terus kami lakukan secara rutin," tuturnya, Rabu 1 Juli 2026.
Meski demikian, Wawan menambahkan pengetatan ini sejatinya mempertegas komitmen yang sudah ada.
"Kegiatan ini memang sudah menjadi prosedur tetap, bukan hanya dilakukan karena adanya kejadian di daerah tetangga," tambahnya.
Penyiraman Gas Metana dan Siaga Tangki Air
Guna memastikan area pembuangan aman dari risiko overheating, DLH Kota Tangerang menerapkan sistem penyiraman bergilir menggunakan kendaraan khusus.
Fokus utama penyiraman diarahkan pada titik-titik landfill aktif yang memproduksi gas metana, gas yang dikenal sangat mudah terbakar jika dipicu suhu ekstrem.
Tidak mau kecolongan, DLH juga menyiagakan mobil tangki air di sekitar lokasi landfill. Langkah taktis ini diambil agar petugas piket yang bersiaga setiap hari dapat langsung memadamkan percikan atau titik api sekecil apa pun sebelum meluas.
Edukasi Pemulung dan Larangan Merokok
Selain kesiapan infrastruktur, faktor manusia (human error) juga menjadi perhatian serius.
Mengingat TPA kerap menjadi ladang nafkah bagi banyak orang, DLH menggandeng Polsek Neglasari dan Koramil 02 Batuceper untuk menggelar edukasi bulanan.
Petugas hingga pemulung diimbau keras untuk tidak melakukan aktivitas memicu api di kawasan terbatas tersebut.
"Kami tetap melakukan pendekatan persuasif melalui sosialisasi agar semua pihak memahami risiko kebakaran dan bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan TPA," jelas Wawan.
Larangan membawa peralatan memasak hingga merokok di area landfill terus dipertegas demi keselamatan bersama.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, DLH Kota Tangerang sebelumnya juga telah membekali seluruh petugas TPA Rawa Kucing dengan pelatihan mitigasi bencana kebakaran yang bekerja sama dengan BPBD Kota Tangerang pada awal Juni lalu.
Lewat kesiapan hulu ke hilir ini, Pemkot Tangerang berharap TPA Rawa Kucing tetap aman dan terhindar dari petaka kebakaran komunal.