Connect With Us

Rp13 M Dianggarkan untuk Kartu Multiguna 2012

| Minggu, 20 November 2011 | 16:55

Mahasiswa melakukan aksi demo terkait Kartu Multiguna. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Untuk tahun 2012 mendatang, Pemkot Tangerang menganggarkan sebesar Rp13 miliar di bidang kesehatan khususnya untuk program kartu multi guna. 

“Dana ini sama seperti tahun 2011 sebesar Rp 13 miliar. Namun di ABT 2011 anggaran multiguna ditambahkan Rp7 miliar," imbuh Sekretaris Dinas Kesehatan(Dinkes) Kota Tangerang Wibisono.
Wibisono menjelaskan, kartu multi guna menjadi program bagi masyatakat kurang mampu khususnya bidang kesehatan. Dengan kartu multiguna, masyarakat bisa berobat gratis di rumah sakit yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tangerang.

 "Ada 22 rumah sakit yang bisa diakses pemegang kartu multiguna. Ke 22 rumah tersebut sudah termasuk di dalamnya RSCM dan Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta," katanya.
 Menurutnya, untuk memperoleh kartu multiguna tidaklah mudah, sebab harus dilakukan kroscek yang lebih mendalam, mulai dari tingkat RT/RW hingga Kecamatan. Hal ini dilakukan agar program kartu multiguna tepat sasaran. “Jadi pemegang multiguna ini merupakan masyarakat yang benar-benar tidak mampu," katanya.(RAZ)

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

KOTA TANGERANG
Empat Bulan Jelang Porprov, KONI Kota Tangerang Gaspol Susun Strategi Pemenangan

Empat Bulan Jelang Porprov, KONI Kota Tangerang Gaspol Susun Strategi Pemenangan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:21

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang serius menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang akan berlangsung di Kota Tangerang Selatan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill