Connect With Us

Seluruh Anggota KPUD dan Ketua Jadi Terdakwa

| Jumat, 29 Mei 2009 | 19:10

TANGERANGNEWS -Seluruh anggota KPUD Kota Tangerang berikut ketuanya mulai Jumat (29/05) ini kini berganti status menjadi terdakwa setelah menjadi tersangka dalam kasus dugaan penggelembungan suara. Mereka adalah Ketua KPUD Kota Tangerang Imron Khamami, dan empat anggota KPUD Kota Tangerang yakni Dadang Hermawan, Hisweni Dumaria, Namun Kosasih dan Baehaqi. Seorang jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Sukamto mengatakan, penetapan status mereka menjadi terdakwa ini setelah JPU melakukan pemeriksaan sementara. “Sudah kita periksa semuanya, sekarang mereka jadi terdakwa,” jelasnya, hari ini. Sukamto menambahkan, setelah ini pihaknya akan melakukan penyusunan dakwaan berdasarkan berkas perkara ke -5 anggota KPUD yang nanti berkas tersebut akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang. Dirinya menargetkan pelimpahan tersebut akan dilakukan pada Senin (1/6), setelah melakukan penyusunan dakwaan dan berkomunikasi dengan pihak PN Tangerang. “Menurut undang-undang, berkas dakwaan sudah harus dilimpahan ke Pengadilan dalam waktu 5 hari kerja setelah pemeriksaan sementara terhadap terdakwa, ya mudah-mudahan Senin besok kita limpahkan,” ucapnya. Meski sudah menjadi terdakwa, kelimanya belum ditahan Sebab, kata Sukamto, sesuai dengan Pasal 20 KUHP UU No.10 tahun 2008 tentang pemilu, penahanan tidak dilakukan jika tersangka terancam hukuman dibawah 5 tahun. Ditanya bagaimana jika mereka mangkir dari panggilan sidang, Sukamto menjelaskan, pengadilan justru akan memberikan pemberatan jika mereka bersikap tidak kooperatif. “Mereka harus menghormati pengadilan agar nanti tidak memberatkan dirinya sendiri,” ungkapnya. Kelima anggota KPUD Kota Tangerang datang dengan tujuan untuk melakukan pemeriksaan sementara di Kejari Tangerang pada pukul 16.30 WIB. Dalam pemeriksaan tersebut, mereka diharuskan mengisi beberapa pertanyaan dalam berita acara pemberkasan dan penelitian tersangka, diantaranya adalah identitas diri. Saat dimintai komentarnya, seluruh terdakwa itu enggan memberikan komentar. Hanya Imron Khamami yang mau menjawabnya. “Ada buktinya tidak kalau kamu melakukan penggelembungan suara, ini aneh,” katanya saat ditanya wartawan. (rangga)
SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill