Connect With Us

10 Remaja Cipondoh Sekarat, Tenggak Pil Ungu

| Kamis, 29 Desember 2011 | 18:48

TANGERANG-10 remaja di Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh sekarat usai menenggak empat pil ungu, Rabu (28/12) lalu. Obat yang bukan untuk dikonsumsi manusia ini membuat para remaja mengalami oper dosis dan membuat mereka harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.
 
Informasi yang dihimpun, para remaja yang sekarat akibat meminum masing-masing empat butir pil ungu ini antara lain, Riyan (18), Dayat (18), Jefri (17), Edi (17), dan Enjen (18), semuanya warga RT.02/04 Cipondoh Makmur, kemudian Reza (17), Rio (18), Yayan (17), dan Mizar (17), semuanya warga RT.08/02 Kelurahan Cipondoh Makmur dan sisanya Roby (18), Restu (17), dan Yudi (18), warga RT.09/02 Kelurahan Cipondoh Makmur.
 
Menurut keterangan Riyan, salah satu remaja yang sempat mengalami kejang, mata melotot dan lidah menjulur, dirinya membeli pil ungu ini dari temannya yang dijual secara bebasa di toko obat Shinse di daerah Ruko Poris Indah, Rp1.000 untuk tiap butirnya.
 
Ia pun kemudian menenggaknya empat butir, sekitar Rabu (28/12) sore. “Setelah memimun pil dan dicampur minuman ringan ini, saya langsung kejang dan tidak enak badan,” ucapnya.
 
Riyan mengaku memang tidak sendirian meminum obat yang dibeli kawannya dayat dari Shinse itu. Bersamanya masih ada Jefri dan Edi serta beberapa temannya. “Saya ingat meminum empat pil warna unggu yang diberikan oleh Dayat. Setelah pingsan saya dilarikan ke Klinik Al-Jihad, sedangkan Rio katanya dibawa ibunya ke RS Usada Insani,” terangnya.
 
Aksen, nenek Reza, salah satu remaja yang juga sekarat menambahkan, dirinya menemui Reza sudah dalam keadaan tak sadarkan diri setelah meminum pil berwarna ungu bersama teman-temannya. “Saya panik melihat cucu saya pingsan, setelah sebelumnya kejang-kejang dan mata melotot. Saya langsung larikan dia ke RS Mulya di Pinang,” kata Aksen yang tinggal di RT.08/02, Kelurahan Cipondoh Makmur.(Dira Derby)
 

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill