Connect With Us

Banyak Masalah, Dishub Kumpulkan Pengusaha Angkot

| Selasa, 7 Februari 2012 | 18:35

Gatot Suprijanto (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mengupulkan pengsuaha angkutan kota (Angkot) yang beroperasi di Kota Tangerang, Selasa (7/2), untuk mematangkan sejumlah program transportasi yang diterapkan pada tahun 2012.
 
“Banyak hal yang perlu dibenahi di bidang transportasi. Khususnya yang berkaitan dengan angkutan umum. Dianataranya mempersempit perselisihan yang baru saja terjadi di rute Perum-Cibodas. Dan juga permasalahan lain seperti, pengalihan perusahaan angkot milik perorangan berbadan hukum,” Kepala Dishub Kota Tangerang  Gatot Suprijanto, Selasa (7/2).
 
Gatot menjelaskan, pihaknya sedang meniapkan beberapa kebijakan baru yang akan diterapkan tahun ini. Diantaranya, soal penataan trayek, penataan sopir, dan penyatuan angkot dalam koperasi. “Hal-hal ini perlu kami matangkan bersama para pengusaha angkot,” bebernya.
 
Sebagaimana diketahui, belakangan ini, banyak permasalahan yang membelit angkutan trasportasi. Kondisi itu juga tidak lepas terjadi di wilayah Kota Tangerang. Diantaranya, kasus kriminalitas, status sopir angkot, seragam sopir, singgungan trayek, seperti yang terjadi antar angkot T.02 dan R.11 di Cibodas, personalisasi kepemilikan angkutan, dan banyak lagi masalah lainnya. “Untuk menyelesaikan masalah-masalah ini, kami akan bekerjasama dengan organda,” singkatnya.
 
Alepson Nainggolan, salah satu pengusaha angkot di Kota Tangerang mengatakan, pihaknya mendukung saja agenda yang akan dijalankan Dishub. Khususnya mengumpulkan pengusaha angkot untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi selama ini.
 
“Itu ide bagus, kita mendukung saja, tapi harus benar-benar terarah dan ada hasilnya,” kata Alepson yang juga pengurus Koperasasi Angkot Kopadane ini melalui pesan singkatnya.(DRA)

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija 

Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37

Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill