Connect With Us

Motor Mogok di Rel, Ade Tewas Terlindas Kereta

| Jumat, 24 Februari 2012 | 15:42

Mayat tertabrak Kereta Api. (tangerangnews / rangga)



TANGERANG-Naas nian nasib Ade Suartono (16). Saat melintasi rel kereta api, mesin motor yang dikendarainya tiba-tiba mati. Ia pun tewas seketika terlindas kereta.

Peristiwa ini terjadi tak jauh dari rumah Ade di Kelurahaan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, Jumat (24/2/2012).

Suzuki Arashi bernomor B 2600 K yang dikendarainya tiba-tiba mogok di perlintasan tersebut.

Menurut keterangan Marbun (40), tukang tambal ban yang berada di depan perlintasan rel, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu korban yang mengendarai motor Suzuki Arashi dengan nomor polisi B 2600 K hendak melintasi rel dari Jl H Nadi ke Jl Benteng Betawi, Poris Plawad.

"Saat berada di tengah rel, tiba-tiba sepeda motornya mogok. Lalu datang kereta dari arah Kota Tangerang menuju Jakarta. Saya sudah teriaki dia, tapi dia tidak menghindar, malah berusaha mendorong motornya," katanya.

Akhirnya, kereta semakin mendekat dan korban tidak dapat menghindar. Dengan kecepatan tinggi, kereta itu menabrak korban hingga menyeretnya sejauh 10 meter hingga akhirnya terpental ke sisi kiri rel.

"Dia langsung meninggal karena luka berat dan motornya hancur," tambah Marbun.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung mendatangi jasad korban dan menutupnya dengan koran. Ayah korban, Bambang Darmaji, yang hendak pergi Salat Jumat langsung berlari ke lokasi kejadian setelah mendengar anaknya menjadi korban kecelakaan di rel kereta api.

Bambang langsung pingsan saat melihat jasad anaknya. Warga kemudian membopong jasad Ade pulang ke rumah.

Menurut Marbun, kecelakaan memang kerap terjadi di perlintasan rel kereta itu. Sebab, palang pintu perlintasan yang dibuat sendiri oleh warga, tidak setiap saat dijaga.

"Penjaganya dilakukan sukarela oleh warga setempat. Kalau penjaganya tidak ada, yah warga langsung saja menyeberang rel tanpa tahu ada kereta datang," ucapnya. (RAZ)


WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

KOTA TANGERANG
2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

2 Wanita Jaringan Pengedar Etomidate Diringkus di Apartemen Jakarta dan Klaster Tangerang, 82 Cartridge Disita

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:19

Ditresnarkoba Polda Metro Jaya kembali membongkar praktik peredaran gelap narkotika jenis baru. Kali ini, petugas berhasil mengamankan 82 pcs cartridge vape berisi Etomidate dari dua lokasi berbeda di Jakarta Barat dan Kota Tangerang.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill