Connect With Us

Tanah Tinggi & Lio Baru Diusulkan ada Fly Over

| Minggu, 11 Maret 2012 | 16:06

Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

Bappeda Kota Tangerang mengusulkan pembangunan dua fly over kepada Direktorat Jenderal (Dirjen) Pekerjaan Umum, Kementerian PU. Rencananya, dua flay over tersebut akan dibangun di atas rel kereta Tanah Tinggi dan Perempatan Lio Baru.  

“Usulan pembangunan fly over di Lio Baru dan Tanah Tinggi sudah kamu usulkan. Mudah-mudahan bisa dikabulkan oleh Kementerian PU,” kata Dafyar Eliadi Hardian Kepala Bappeda Kota Tangerang, akhir pekan lalu.  

Menurut Dafyar, usulan tersebut diajukan, untuk mengurangi resiko kecelakaan di atas rel dan menimbang padatnya arus kendaraan di bilangan perempatan Lio Baru tersebut. “Dan sesuai dengan putusan Dirjen Perkeretaapian, jalur kereta api sudah tidak dibenarkan berada sepadan dengan jalan raya. Makanya, kami upayakan agar dibangun fly over di sana,” imbuh Dafyar.   Meskipun belum disetujui pembangunannya oleh Kementerian PU, pihaknya optimis bahwa usualannya tersebut bisa dipertimbangkan pemerintah pusat. Terlebih, selang beberapa waktu diusulkan, Dirjen PU bersama dengan pihak ketiga sudah melakuka tinjauan langsung ke lokasi fly over tersebut. “Responnya bagus, dan kami yakin usulan itu bisa disetujui. Dan tentaunya akan kami perjuangkan,” tuturnya.

  Sementara itu, Sekretaris Dinas PU Kota Tangerang Yanardi mengutarakan, beberapa alternatif desain fly over di Tanah Tinggi dan Lio Baru juga sudah dibuat. Desain pertama, dibangun dua buah flay over di di masing-masing titik, dan atau dibangun fly over mulai dari Tanah Tinggi sampai Lio Baru secara bersambung. “Kalau dibangun terpisah, ruas fly over Tanah Tinggi akan dibutuhkan panjangg 400-600 meter, dan di perempatan Lio Baru akan memakan ruas lebih panjang yakni mencapi 900-1000 meter. Kalau disambung, maka akan mencapi panjang lebih dari 1.800 meter,” bebernya.(DRA)
AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

TEKNO
Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Rekomendasi 10 Aplikasi HRD Agar Tidak Ribet Urusan Administrasi

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:11

Pesatnya perkembangan teknologi dan segala hal yang mulai beralih ke digital, memberikan tantangan tersendiri bagi pekerjaan Human Resource (HR), yang tentunya menjadi semakin kompleks.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

BANDARA
Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Disembunyikan Dalam Legging, Aksi Penyelundupan Monyet dan Kadal dari Thailand Digagalkan di Bandara Soetta

Sabtu, 9 Mei 2026 | 16:47

Modus penyelundupan satwa liar kian nekat. Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Banten bekerja sama dengan Bea Cukai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan satwa hidup asal Thailand di Terminal 2 Bandara

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill