Connect With Us

Buang Sampah Sembarangan, Warga Neglasari Tewas Ditangan Pemulung

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 April 2012 | 22:33

TANGERANGNEWS.com– Suhendi (28), warga Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari tewas ditangan pemulung yang biasa beroperasi di Tempat Pebuangan Sampah (TPS) setempat, Senin (9/4), sore hari. 

Penyebabnya pun hanya hal sepele, lantaran pelaku tak berkenan korban membuang sampah di tempat pelaku biasa mencari nafkah.

Informasi yang dihimpun , peristiwa bemula saat Suhendar akan membuang sampah di TPS tersebut. Namun, ketika itu A (29) yang juga biasa memulung sampah di TPS itu keberatan dengan kelakukan Suhendar.

Keduanya pun kemudian sempat perang mulut serta saling caci. Namun, ketika itu pelaku tak terima cacian korban, dan kemudian pulang ke biliknya untuk mengambil golok. Pelaku yang sedang naik pitam kemudian langsung mendatangi koran dan membacok perut korban hingga tewas.

Akibat bacokan itu, perut korban pun sobek dan isi perutnya terburai keluar. Pertikaian itu sempat disaksikan pemulung lainnya. Tetapi karena takut, pemulung lainnya pilih diam.

Korban yang sempat ditolong oleh pemulung lain di lokasi itu pun tak terselamatkan dan tewas saat akan dilarikan ke RSU Kabupaten Tangerang.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsekta Neglasari. Sayang, polisi yang langsung menuju tempat perkara kejadian tak menemukan pelaku di biliknya. 

Pelaku ternyata sudah melarikan diri dan masih dalam kejaran polisi hingga saat ini. 

“Masalahnya sepele, hanya selisih paham karena pelaku tak senang korban membuang sampah di TPS,” kata Kompol Nezim, Kapolsekta Neglasari.

Saat ini, katanya, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur setelah menewaskan korban. 

“Kasusnya masih kami tangani, pelakunya masih kabur dan akan kami kejar. Seharusnya hal seperti ini tak perlu sampai berujung maut,” imbuhnya. (KUN) 

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

TANGSEL
Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo

Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo

Jumat, 17 April 2026 | 14:37

Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.

KOTA TANGERANG
Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Antisipasi El Nino, Pemkot Tangerang Siapkan Mitigasi Cegah Kebakaran Terulang di TPA Rawa Kucing

Jumat, 17 April 2026 | 19:15

Pemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill