Connect With Us

Pembangunan JORR Serpong-Bandara Terganjal Pembebasan

| Rabu, 2 Mei 2012 | 19:24

Tol Kunciran-Serpong. (tangerangnews / dira )


TANGERANG-Rencana Pembangunan JORR Serpong-Bandara Soekarno-Hatta terganjal pembebasan lahan. Sejumlah pemilik rumah maupun lahan yang menjadi imbas pembangunan, belum sepakat mengenai harga yang ditawarkan pemerintah. Ruas tol yang direncanakan akan tembus langsung ke Bandara Soekarno-Hatta itu direncanakan akan melintasi beberapa pemukiman atau tanah milik warga. Seperti di kawasan Serpong Utara, yakni Kelurahan Jelupang, Pondok Jagung dan Paku Jaya.

Sekretaris Kelurahan Jelupang Mahfud Budiawan mengatakan, pembebasan lahan seluas 7,3 hektare . "Sebenarnya perkara ini sudah dari tahun lalu. Dan, akan diselesaikan April ini, namun warga maupun pihak pemerintah masih menemui adanya hambatan," katanya, kepada wartawan, Rabu (2/5).


Misalnya seperti berkas tanah warga yang hilang, juga mengenai harga. Warga meminta ganti rugi tanah sebesar Rp3-4 juta per meter persegi. Ketua RT 02/03 Buaran Paku Jaya, Slamet Riyadi mengatakan, hampir semua warga berharap pembangunan tidak jadi. "Katanya takut uang pergantian tidak dapat bisa membeli rumah lagi," katanya.


Sekda Kota Tangerang, Harry Mulya Zein mengatakan, pembangunan JORR baru itu bisa dilakukan setidaknya du tahun 2014. "Menurut UU No.2 tahun 2012 tentang pembebasan lahan, harus ada pembentukan tim penilai independen untuk menganalisa langsung di lapangan," katanya.

Tim tersebut nantinya, akan mempertimbangkan harga dari masing-masing meter persegi lahan milik warga. Dengan begitu, nantinya diharapkan bisa menguntungkan warga sebagai pemilik tanah, maupun Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Kepala Dinas Bina Marga Dan Sumber Saya Air Kota Tangsel mengatakan, pembebasan lahan akan rampung tahun ini. "Jika tahun ini pembebasan lahan selesai, tahun depan sudah bisa di mulai pembangunan proyeknya," terangnya. Ditanya soal pemenang proyek tersebut, Retno mengaku, tidak tahu. (SN)

NASIONAL
H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

H+2 Lebaran, 80 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor

Senin, 23 Maret 2026 | 15:00

Arus kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melonjak pada H+2 Lebaran 2026 atau Senin, 23 Maret 2026.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill