Connect With Us

Sengketa Tanah, Ahli Waris Rusak Food Court di Ciledug

| Senin, 14 Mei 2012 | 13:52

Food court di Ciledug (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Ratusan keluarga Bran bin Lean menyegel food court Ubud Village di Jalan Ciledug Raya, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Senin (14/5). Hal ini dipicu penyerobotan tanah seluas 4000 meter persegi milik Bran bin Lean yang diserobot PT Triniti, pengembang Perumahan Ubud Village.

Awalnya, ratusan ahli waris ini menggeruduk food court sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian mereka berorasi sambil membawa poster berisi tuntutan mereka. Karena tidak ada tanggapan dari pihak pengembang, mereka langsung merusak properti salah satu rumah makan yang terbuat dari bambu.

Salah satu ahli waris Bran, H Naba mengatakan, penyerobotan tanah tersebut terjadi sejak tahun 1993. Tanah tersebut dibangun oleh pihak pengembang tanpa izin ahli waris. "Saya tidak pernah menjual belikan tanah itu. Kita pernah koordinasi dengan pihak pengembang, tapi ternyata mereka punya sertifikat. Padahal saya punya giriknya. Sertifikat tanah itu dipalsukan," katanya.

Menurutnya, pihaknya sudah melaporkan masalah tersebut ke Polda Metro Jaya, lalu kasus dilimpahkan ke Polres Metro Kota Tangerang. Namun sampai saat ini tidak ada kelanjutannya. "Karena tidak ada kelanjutan, kita lakukan aksi demo dua kali. Kemudian pihak pengembang berjanji akan menyelesaikan masalah ini. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut juga," ungkap Naba.

Pihak ahli waris sendiri menuntut agar pengembang membayar tanah 4000 meter persegi tersebut sesuai NJOP sebesar Rp 24 miliar, dimana per meter seharga Rp 6,5 juta. "Mereka sudah memaksa membangun bangunan, saya juga menuntut hak saya agar tanah dibayar. Kalau belum ada tanggapan, kita segel kawasan rumah makan ini," tegas Naba.(RAZ)
TANGSEL
Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Pelajar Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, Perjalanan Sempat Terhenti

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:57

Seorang pelajar tingkat SMA tewas seketika setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang–Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin sore 10 Agustus 2026.

SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill