Connect With Us

Jelang Puasa, Satpol PP Razia Miras ke Larangan, Periuk & Karawaci

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 27 Juni 2012 | 16:42

Minuman Keras (Tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS.com-Meski telah berkali-kali Satpol PP melakukan razia, namun peredaran munuman keras (miras) di Kota Tangerang masih tetap ada. Kali ini,  menjelang puasa , Satpol PP melakukan razia di wilayah perbatasan Kota Tangerang. Dalam razia tersebut, petugas berhasil mengamankan 48 botol miras saat razia pada Selasa (26/6) malam.

 
"Tiga daerah perbatasan yang kita razia seperti Kreo (Kecamatan Larangan), Periuk dan Perumnas Karawaci, berhasil kita amankan sebanyak 48 botol dan kaleng miras berbagai jenis merek," kata Kepala Satpol PP Kota Tangerang Irman Pujahendra, Rabu (27/6).
 
 Menurut Irman, razia tersebut dilakukan atas laporan masyarakat yang resah dengan keberadaan miras ini. Selain itu , hal ini dilakukan menjelang puasa serta sebagai penegakan Perda 7/2005 tentang larangan miras.
 

 
"Banyak laporan warga yang masuk atas peredaran miras di wilayah perbatasan. Hal itu karena daerah perbatasan memang rentan jadi lokasi transaksi dan penjualan miras yang dilarang Perda," ucapnya.

Kedepan, kata Irman, guna menangkal peredaran miras di perbatasan, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti kepolisian, Kamtibmas dan warga. "Kami juga akan tempatkan petugas Satpol Pp dan intelejen kami di wilayah perbatasan. Jangan sampai peredaran miras ini terus meluas," singkatnya.(RAZ)

 

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

BANTEN
Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill