Connect With Us

Sekolah Swasta Keberatan Jam Masuk Diundur

| Selasa, 7 Agustus 2012 | 21:54

SDN Sukasari 4 di Babakan, Cikokol, Kota Tangerang. (tangerangnews / tangerangnews/dens)


 
Reporter : Kun Athuira
 
TANGERANG-Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang merubah jam masuk sekolah di wilayahnya direspon positif sejumlah pengelola sekolah swasta. Namun demikian, pemerintah diminta mengkaji ulang waktu pengunduran jam masuk sekolah tersebut, karena berimbas pada jam masuk kelas siang di sekolah swasta.
 
Kepala Sekolah Bonavita Kristanto mengatakan, pihaknya tidak keberatan jika dilakukan kajian ulang tentang jam masuk sekolah yang akan dilakukan pemerintah. Namun, dia keberatan jika jam itu dimundurkan, bukan dimajukan.
 
“Dengan rata-rata jam pelajaran mencapai 40-45 menit, jelas mengundur jam sekolah akan berdampak pada kelas siang di sekolah kami. Jadi, kalau kebijakan itu benar diberlakukan, kami agak keberatan,” katanya saat dihubungi wartawan, Selasa (7/8).
 
Dia mengatakan, jika jam masuk sekolah diundur hingga pukul 08.00 WIB, maka jam untuk kelas pagi akan mulur juga. “Jika saat ini untuk kelas pagi sampai pukul 13.00 WIB, bisa-bisa dengan kebijakan pengunduran bisa jadi jadi jam 14.00 WIB. Nah, bagaimana untuk kelas siang, bisa-bisa pulang jam 18.00 WIB. Jelas ini mengganggu,” jelasnya.
 
Sebaliknya, jika pemerintah memajukan jam masuk kelas, justru itu akan sangat membantu pihak sekolah swasta. “Rata-rata sekolah swasta ini ada jam kelas pagi dan siang. Kalau dipercepat masuknya malah bagus. Kalau diundur itu yang perlu dikaji ulang,” tandasnya, seraya tidak pernah menapikkan baiknya kebijakan pengundurn jam masuk sekolah guna menangkal kemacetan yang sudah mulai terasa di Kota Tangerang.
 

KAB. TANGERANG
Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Perkuat Layanan Darurat, Dinkes Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Unit Ambilans ke Puskesmas

Selasa, 22 September 2026 | 21:03

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyerahkan sebanyak delapan unit armada ambulans kepada delapan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah tersebut.

TANGSEL
SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

SISGITA Tangsel Direplikasi 58 Daerah, Petakan Objek Pajak dan Tanah Secara Presisi

Selasa, 22 September 2026 | 19:18

Sistem Integrasi Geospasial Informasi Tanah dan Pajak (SISGITA) milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, terpadu, dan berbasis digital menjadi daya tarik bagi 58 pemda.

TEKNO
Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Download Aplikasi by.U: Cara Instal dan Kenali Fitur Utamanya

Senin, 21 September 2026 | 17:29

Aplikasi by.U menjadi pusat pengelolaan layanan yang bisa kamu akses langsung dari perangkat mobile. Dari satu aplikasi, kamu dapat mengecek kuota, melakukan pembelian, melihat promo, mengumpulkan uCoin, dan mencari hiburan ketika sedang senggang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill