Connect With Us

Kemarau, Pasukan Air Baku PDAM Menurun 30 Persen

| Selasa, 28 Agustus 2012 | 17:57

Ir H Achmad Marju Kodri (tangerangnews / pdam)

 
 
TANGERANG-Musim kemarau yang melanda Jabodetabek dan sekitarnya berdampak terhadap pasokan air baku untuk PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang. Sejak seminggu terakhir, pasokan air baku yang untuk diproduksi menjadi air bersih ke masyarakat menurun turun hingga 30 %.
 
Dirut PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Ahmad Marju Kodri mengatakan, sejak sepekan terakhir, debit air Sungai Cisadane yang sumber air baku PDAM semakin berkurang. Menipisnya debit air ini terlihat dari sedimentasi dan gumpalan lumpur yang semakin meluas  di sepanjang Sungai Cisadane hingga pintu air sepuluh.
 
“Bahkan, debit air sungai ini jauh menurun dari kondisi normal hingga satu meter dari ambang batas normal yakni 12,5 meter. Kondisi ini terjadi akibat musim kemarau yang berkepanjangan di wilayah Jabodetabek,” katanya.
 
Masalah ini berdampak pula terhadap intensitas air yang masuk ke intake atau pipa masuk PDAM. Meskipun masih dapat mengisi penampung. Namun, pasokan tersebut jauh menurun hingga 30 % dibandingkan kondisi normal.
“Kapasitas produksi dari empat buah instalasi pengolahan air yang dalam kondisi normal mampu mencapai 450 liter perdetik. Saat ini kondisinya turun sekitar 50 liter perdetik,” kata Marju.
 
Menurut Marju, tebalnya sedimentasi tanah di aliran sungai cisadane juga sempat menghambat pasokan air menuju intake milik PDAM Tirta Benteng. “Untuk mengatasi hal tersebut, kita melakukan pengerukan manual, agar air tetap dapat masuk ke dalam pipa menuju ke penampungan,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Humas PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang  Ichsan Sodikin mengatakan, meskipun pasokan air baku untuk PDAM  Tirta Benteng terus menurun akibat kekeringan , Marju menjamin tidak akan mengganggu pelayanan terhadap masyarakat. “Meski demikian, diharapkan pemerintah pusat segera melakukan normalisasi terhadap Sungai Cisadane yang kondisinya kini semakin memprihatinkan,” katanya.
 

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

SPORT
Persita Tangerang Lawan Kandidat Juara Borneo FC, Misi Curi Tiga Poin

Persita Tangerang Lawan Kandidat Juara Borneo FC, Misi Curi Tiga Poin

Senin, 4 Mei 2026 | 20:17

Memasuki lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/26, Persita Tangerang akan menghadapi lawan berat saat bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Selasa, 5 Mei 2026, malam pukul 19.00 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill