Connect With Us

e-KTP Belum Berlaku di Pelayanan Publik

| Selasa, 18 September 2012 | 13:27

e-KTP di Kota Tangerang diluncurkan. (tangerangnews / dira)


 Reporter : Rangga A Zuliansyah

 
TANGERANG-Program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) yang menjadi program unggulan pemerintah pusat, ternyata menimbulkan persoalan di masyarakat.
 
Kesiapan infrastruktur dan perangkat teknologi untuk menunjang program tersebut hingga saat ini belum tersedia pada sejumlah tempat pelayanan publik seperti kantor sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat), Perbankan dan Imigrasi, sehingga membuat masyarakat yang terlanjur menerima e-KTP kesulitan untuk mendapatkan pelayanan.
 
 
Menurut Kepala Disdukcatpil Kota Tangerang, Raden Rina Hernaningsih, pihaknya mengaku mendapat beberapa laporan dari warga terkait dengan  tidak bisa digunakannya e-KTP di tempat pelayanan publik.
 
"Ya memang, e-KTP tersebut berlaku secara efektif baru pada 2013 mendatang dan kami belum lakukan sosialisasi ke tempat-tempat pelayanan publik karena masih menunggu surat edaran dari Kemendagri, karena ini memang kewenangan pemerintah pusat,"ujar Rina Kepada Radar Banten, Senin (17/9). 
 
Namun Rina mengaku, guna mengatasi persoalan ini, paling lambat akhir pekan ini pihaknya akan segera mengirimkan surat ke berbagai instansi terkait, untuk memberitahukan bahwa sebagian besar warga Kota Tangerang sudah menggunakan e-KTP, sehingga KTP regulernya (lama) ditarik oleh pihak kecamatan. "Hingga pertengahan September 2012 ini, tercatat sudah 70 persen wajib KTP yang menerima fisik e-KTP," ujarnya. 
 
Rina mengatakan, salah satu faktor yang membuat e-KTP tersebut belum bisa digunakan di tempat pelayan publik adalah belum tersedianya alat pembaca e-KTP atau smart card reader di sejumlah tempat pelayanan publik. "Saya minta warga tidak perlu khawatir, ini hanya persoalan teknis saja,"tandasnya. 
 
Sementara itu Imron, salah satu warga, Kecamatan Tangerang, mengaku, dirinya ketika hendak melakukan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sempat ditolak oleh petugas perpanjangan STNK, karena e-KTP yang dibawanya dan terpaksa kembali lagi ke kecamatan untuk membuat surat keterangan bahwa dirinya memang warga setempat. "Ya ini sih namanya nyusahin mas, katanya e-KTP dibikin supaya mempermudah masyarakat?. Saya berharap hal ini bisa segera diatasi,"ujarnya. 
 
Terpisah, Didi salah satu staff di kantor Samsat Kota Tangerang memabantah bahwa pihaknya tidak melayani warga yang menggunakan e-KTP. "Memang saat ini di tempat kami tidak ada alat unutk membaca e-KTP, tapi bukan berarti warga pemilik e-KTP tidak dilayani. Mereka tetap kami layani secara manual,"ujarnya.
BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill