Connect With Us

Dua Pembobol ATM BCA Rp206 Juta Didakwa 6 Tahun Penjara

| Selasa, 25 September 2012 | 19:02

Terdakwa pembobol ATM ( / )

Reporter : Rangga A Zuliasnyah
 
TANGERANG-Dua spesialis pembobol ATM BCA menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Selasa (25/9), dengan agenda mendengarakan keterangan terdawa. Kedua terdakwa adalah Marco Wijaya Kusuma dan Rendy Sanjaya. Dalam dakwaannya, mereka diancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.
 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Wiyono mengatakan, kedua terdakwa mengaku telah membobol ATM milik dua nasabah BCA. Modus yang mereka lakukan adalah dengan mencuri rekening nasabah menggunakan alat skrimer yang ditempelkan pada alat pembayaran debit.  Mereka beraksi di toko baju Camomile Supermal Karawaci.
 
“Jadi mereka mencari toko yang menggunakan alat pembayaran debit. Lalu kepada penjaga toko mereka mengaku ingin mencari data ATM. Mereka pun membayar penjaga toko agar diperbolehkan. Ada tiga orang penjaga toko yakni Tugiem, Sri Ismawati dan Yuniati. Mereka juga terlibat tapi disidang dalam perkara yang berbeda,” katanya.
 
Wiyono menambahkan, aksi pembobolan ini juga melibatkan seorang Warga Negara Malaysia bernama Fran yang kini buron. Fran merupakan orak dari pembobolan rekening tersebut. “Ke dua terdakwa awalnya ditawarkan pekerjaan oleh Fran. Lalu diberikanlah alat skrimer itu dan mereka disuruh beraksi di toko. Jika aksi berhasil, skrimer itu dikembalikan lagi ke Fran untuk diolah datanya agar ATM bisa dibobol,” jelasnya.
 
Menurut Wiyono, dari tujuh rekening nasabah yang berhasil didapatkan, hanya dua rekening yang bisa dibobol. Kedua terdakwa sudah berhasil menarik uang Rp206 juta. “Tapi uang itu harus disetorkan lagi ke Fran. Dari hasil pembobolan itu, terdakwa Marco dapat bagian Rp 28 juta dan Rendy Rp 24 juta,” tukasnya.
 
Aksi mereka terkuak dari laporan para nasabah yang merasa curiga karena saldo tabungannya terus berkurang. Identitas kedua terdakwa  diketahui setelah keduanya terekam CCTV di Terminal 1 C Bandara Soekarno Hatta, saat menyecek saldo di ATM BCA.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill