Connect With Us

Agus Dikeroyok Pakai Pot Bunga hingga Tewas

| Jumat, 5 Oktober 2012 | 11:46

Ilustrasi jenazah. (tangerangnews / dira)


Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG-Agus Kurnia Tambunan (21), warga Jalan Belimbing Raya, Perumnas 1, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang,  Jumat (5/10) dinihari ditemukan tewas mengenaskan. Diduga Agus meregang nyawa setelah dikeroyok ditangan lima pemuda tak dikenal.


Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika korban Agus tengah nongkrong
di Jalan Belimbing Raya. Tiba tiba saja datang lima pemuda tak dikenal menggunakan sepeda motor menghampiri Agus. "Dengan cepat terjadilah cek cok mulut antar Agus dengan kelimanya," ujar Nando, saksi mata yang ikut menjadi sasaran pengroyokan kelima pemuda tak dikenal.


Menurut Nando, sepertinya kelima pemuda diketahui bernama DS, AR, SU, KR dan SS mengenal korban karena sempat terjadi pembicaraan serius hingga kemudian berujung adu mulut. "Setelah adu mulut, mereka langsung menyerang saya dan Agus," papar Nando.


Akibat tak seimbang, Nando melarikan diri, sementara Agus terjatuh dan langsung dikeroyok lima pemuda tak dikenal tersebut. " Mereka memukul serta menghantam kepala Agus dengan batu dan pot bunga hingga Agus tak bergerak, " tambah Nando.
Melihat Agus tidak bergerak lagi, kelima pemuda tersebut pergi meninggalkan lokasi dengan menggunakan sepeda motor. Agus sendiri akhirnya tewas dan kemudian jasadnya dibawa ke RSU Tangerang guna menjalani otopsi.


Terkait pengroyokan hingga berujung tewasnya Agus, Kasat Reskrim Polres Metropolitan Tangerang AKBP Suharyanto membenarkan insiden pembunuhan tersebut. Menurut Suharyanto, aksi pengeroyokan tersebut diduga dilatarbelakangi dendam setelah memeriksa tiga orang saksi.


" Dugaan awal, motif pengeroyokan ini dilatar belakangi dendam, tapi saat ini sedang kami dalami," ujarnya. Menurutnya, tiga orang saksi yang diperiksa adalah rekan korban, yang pada saat itu berada dilokasi saat kejadian.
Suharyanto juga menegaskan, pihaknya telah berhasil menangkap lima pelaku setelah para pelaku melarikan diri beberapa jam usai mengeroyok .


"Para pelaku berhasil kami tangkap di Jalan Betet tak jauh dari lokasi kejadian. Dan sudah kita amankan," tandas Suharyanto.
Dikatakannya, pelaku yang berhasil ditangkap masing masing berinisial DS, AR, SU, KR dan SS, kelima pemuda ini saat ini tengah menjalani proses pemeriksaan di Polsek Jatiuwung, Kota Tangerang


" Yang jelas, kelimanya dijerat pasal 170 KUHP mengenai pengeroyokan hingga menewaskan seseorang dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun penjara," tegasnya.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill