Connect With Us

Pria Ini Tipu Korban Rp1 Miliar untuk Lolos Seleksi Akpol, Ditangkap saat Kabur ke Anyer

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 Januari 2026 | 20:29

Aparat Polda Banten menunjukkan barang bukti penipuan seleksi Akpol dengan kerugian Rp1 miliar. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten, menangkap seorang pria berinisial NR, 54, tersangka kasus penipuan dengan modus menjanjikan kelulusan seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Dian Setyawan mengatakan, tersangka ditangkap setelah menipu korbannya hingga Rp1 miliar dengan janji bisa meluluskan anak korban pada seleksi pada 2025.

"Tersangka meminta uang Rp1 miliar sebagai syarat meluluskan anak korban. Namun setelah uang diserahkan, anak korban tetap tidak lulus dan uang tersebut digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi," ujarnya, Kamis 15 Januari 2026.

Ia menjelaskan, kasus bermula pada Maret 2025 saat korban, Leonardus Sihombing, dikenalkan kepada tersangka yang mengaku mengenal orang dalam yang bisa membantu kelulusan.

Total kerugian yang dialami korban mencapai Rp1 miliar, dengan rincian penerimaan terkonfirmasi sebesar Rp970 juta.

Proses penangkapan tersangka berlangsung dramatis. Pada Rabu 14 Januari 2025 dini hari, tersangka yang hendak jemput paksa karena mangkir dari panggilan, justru mencoba melarikan diri ke arah Anyer.

"Tersangka sempat menabrakkan kendaraannya ke mobil petugas saat pengejaran hingga akhirnya berhasil diamankan di Gerbang Tol Rangkasbitung," jelas Dian.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama empat tahun.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Maruli Ahiles Hutapea, menegaskan bahwa seluruh tahapan rekrutmen Polri dilaksanakan secara bersih, transparan, dan tidak dipungut biaya.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan. Jika ada indikasi percaloan, segera lapor ke 110," ujarnya.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill