Connect With Us

Suken Kembali Gelar Lomba di Sekolahan Harapan Bangsa

| Minggu, 26 Juli 2009 | 19:30

TANGERANGNEWS-Setelah sukses dengan lomba sebelumnya, Suken kembali kembali menggelar lomba yang diadakan di Sekolahan Harapan Bangsa, Modernland, Kota Tangerang. Pemenang Lomba Suken tingkat SD akan mendapat award dari Prof. Yohanes Surya, dan tingkat SMP dan SMA mendapat award dari Mr. Tashiyoshi Takada (Pendiri Suken Jepang). Disamping award pemenang utama juga mendapat kesempatan study tour ke Jepang. Suken adalah sistem pemberian sertifikat yang diberikan oleh GMC (Global Mathematics Certification) melalui Suken Foundation (The Mathematic Certification Institute of Japan) untuk mengukur kemampuan praktisi matematika Sementara itu, Prof. Yohanes Surya sebagai pemegang lisensi tunggal di Indonesia mengatakan tujuan dari lomba ini adalah mengukur kualitas diri pada pengetahuan Matematika tiap siswa dan juga standard kurikulum dari pada sekolah-sekolah yang ikut test Suken tersebut. “Untuk itu pada tahun 2003 suken sudah pernah mengadakan lomba dan berkembang terus hingga saat ini dengan management yang terus disempurnakan. Saat ini suken sudah di terima di SD, SLTP,SMU, lembaga pendidikan di tiap daerah Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia dan telah memberikan hasil akademis yang besar. Selain itu masyarakat umum dari berbagai lapisan mulai usia 3 tahun sampai 75 tahun juga mengikuti ujian, jumlah peserta di Indonesia sampai saat ini sudah mencapai 3000 peserta",ujarnya usai acara penyerahan hadiah, Minggu (26/7). Ditempat terpisah, Maferick Khofanda siswa kelas 6 Sekolah Dasar (SD) Harapan Bangsa Modern yang mendapatkan medali, mengatakan untuk bisa meraih penghargaan Matematika suken, kita harus bersaing dulu dengan sekolah SD se-Indonesia yang mengikuti lomba ini. "Saya berharap dengan diraihnya piagam ini dPt menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya agar giat belajar dan menjadikan sekolah tempat untuk menimba ilmu ini bersih,"uja Maferick.( dedi)
OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

NASIONAL
Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Meski Sudah Dirumuskan, Pemerintah Masih Belum Buka Rekrutmen ASN 2026 

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:31

Pemerintah memastikan rencana rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) tahun 2026 sebenarnya sudah mulai dirumuskan. Namun, keputusan terkait pembukaan formasi CPNS maupun PPPK 2026 masih belum diumumkan karena pemerintah masih menahan penetapan final.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill