Connect With Us

Rekonstruksi Pembunuhan Bos Toko Emas, Keluarga Histeris

| Jumat, 16 November 2012 | 12:35

Para tersangka pembunuh Bos Toko Emas, saat rekonstruksi. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Petugas Satuan Reskrim Polsek Tangerang melakukan rekonstruksi pembunuhan pemilik toko emas, Thio Lina, 42, di Jalan Sukamanah 1, RT 3/10, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jumat (16/11). Keluarga korban yang hadir dalam rekonstruksi tersebut histeris ketika melihat para tersangka. 
 
Rekonstruksi digelar sekitar pukul 10.00 WIB. Tiga tersangka yang dihadirkan yakni Usman, Pepen dan Dadang Ali. Puluhan petugas polisi mengawal ketat rekonstruksi tersebut karena para warga berdatangan ke lokasi.
 
Ketika ketiga tersangka dibawa polisi ke lokasi, keluarga korban yang telah berada di sana langsung histeris. Mereka mencaci maki para tersangka. Bahkan tante korban, Ani, sempat akan memukul tersangka dengan dengan sapu. Namun, polisi dengan sigap langsung menghalanginya.
 
“Saya tidak rela, Lina dibunuh. Padahal dia baik sekali. Tega-teganya mereka membunuh Lina, Mereka juga harus mati,” teriaknya.
 
Kapolsek Tangerang Kompol Sukarna mengatakan, ada sebanyak 30 adegan dalam rekonstruksi pembunuhan yang digelarnya. “Rekonstruksi ini untuk memberikan gambaran yang jelas tentang peristiwa pembunuhan itu. Fakta dalam rekonstruksi ini menjadi pelengkap berkas perkara,” ujarnya.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, Thio Lina, 42, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya pada Selasa (23/10), sekitar pukul 15.30 WIB. Ia dibunuh oleh Usman, yang merupakan tukang renovasi rumah korban, dengan dibantu dua rekannya Pepen dan Dadang Ali.
 
“Motif pembunuhan karena mereka meminta uang renovasi yang selisih kurang dari Rp200 ribu. Saat ditagih, korban mengaku tidak punya uang. Akhirnya tersangka Usman marah dan langsung memukul korban lalu menusuk korban dengan pisau yang berada di dapur. Kedua rekannya juga membantunya," ujarnya, Sukarna.
 
SPORT
Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Cari Bibit Unggul Sepak Bola di Tangerang, 48 Tim Bakal Berlaga dalam Rajawali Junior League 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 22:17

Ajang kompetisi sepak bola usia dini bertajuk Rajawali Junior League (RJL) 2026 siap digulirkan oleh RTV pada 29–30 Agustus 2026 di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill