Connect With Us

Sampah Kota Tangerang Dibuang ke Kabupaten

| Minggu, 23 Desember 2012 | 18:34

Truk Sampah (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Seiring meningkatnya penduduk Kota Tangerang, jumlah sampah yang dihasilkan akan semakin bertambah.
 
Untuk mengantisipasi overload  kapasitas sampah di TPA Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Pemkot Tangerang telah menyapkan lahan seluas 20 hektare di  TPA di Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang.
 
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertanaman (DKP) Kota Tangerang Agus Sudrajat, Minggu (23/12).
 
Menurutnya, lahan seluas 20 hektar tersebut telah lunas dan akan digunakan jika TPA Rawa Kucing  yang luasnya 32 hektare sudah tidak mampu lagi menampung sampah.
 
“Kita harus siapkan hal ini jauh-jauh hari. Karena produksi sampah akan semakin bertambah setiap tahunnya. Lokasinya pun terbilang ideal untuk dijadikan TPA, jauh dari kawasan penduduk, dan mudah dijangkau oleh para petugas kebersihan Kota Tangerang,” katanya.
 
Agus menjelaskan, sebelumnya TPA cadangan itu akan digunakan pada tahun 2016, karena diprediksi kapasitas TPA Rawa Kucing sudah melebihi batas pada tahun tersebut. Namun karena sekarang ada program Bank Sampah, sehingga TPA Rawa kucing masih bisa menampung sampah hingga tahun 2023. "Pada tahun 2023 dipastikan sampah di Kota Tangerang sudah tidak bisa ditampung lagi oleh TPA Rawa Kucing,” paparnya.
 
Menurut Agus, produksi sampah industri, masyarakat dan perumahan di wilayah ini terus meningkat setiap tahunnya. Hingga penghujung tahun ini saja, dengan jumlah total penduduk sebanyak 2,6 juta Kota Tangerang menghasilkan sampah sebanyak 6.158 meter kubik perhari.
 
Padahal sebelumnya hanya sekitar 4.000 meter kubik perhari. "Satu-satunya harapan kami ya pengelolaan sampah yang baik, dengan adanya Bank Sampah dan kesadaran warga dalam menjaga program tersebut berjalan," tutur Agus.(RAZ)
 
 
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill