Connect With Us

Kecamatan Periuk Pilot Project Siaga Bencana

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 26 Desember 2012 | 19:21

Petugas Tagana (tangerangnews / dens)

 

 
TANGERANG-Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang menjadikan Kecamatan Periuk sebagai pilot project (proyek percontohan) Kecamatan Siaga Bencana bagi masyarakat.
 
Koordinator Tagana Kota Tangerang Ahmad Sobirin menilai Kecamatan Priuk jadi pilot project karena merupakan daerah langganan bajir, namun memiliki sarana dan prasarana yang lengkap untuk siaga bencana. Selain itu, masyarakat yang ada di dalamnya pun terbukti sigap dan tanggap dalam menangani bencana di daerah mereka.
 
“Di Kecamatan tersebut sudah ada puskesmas, satu buah tenda pengungsian yang besar, serta satu buah tenda untuk dapur umum, sehingga siap jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ungkap Ahmad, Rabu (26/12).
 

 
Hal itu terbukti saat banjir pada Selasa (25/12) malam, walaupun tidak terlalu parah, wilayah tersebut yang paling cekatan dalam penanganan banjir. “Warga langsung menyiapkan peralatan untuk evakuasi dan penyelamatan, tidak perlu mengunggu perintah lagi,” kata Ahmad.
 
Menurut Ahmad, dengan menjadikan pilot project, masyarakat bisa mempelajari siaga bencana dari Kecamatan Priuk. Kedepannya, akan ada kecamatan lain, terutama wilayah yang dipetakan terkena dampak banjir, menjadi Kecamatan Siaga Bencana. “Pasti akan menyusul kecamatan lainnya, terutama bagi mereka yang tinggal diwilayah rawan banjir,” ujarnya.
 
Ahmad mengaku, selama musim hujan, pihaknya akan terus menyiagakan peralatan maupun relawan siaga banjir. Terhitung ada enam perahu karet dan puluhan relawan yang disiagakan di beberapa titik. Tagana memecahnya menjadi wilayah timur dan barat Kota Tangerang.
 
“Wilayah timur mencangkup kawasan Karang Tengah, Puri Kartika Lama dan Baru, Ciledug Indah, hingga ke kawasan Petir. Sedangkan wilayah barat, mencakup kawasan Periuk, Total Persada, Taman Cibodas, hingga ke Pondok Arum,” paparnya. (RAZ)
 
 
BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill