Connect With Us

2013, Dishub Tambah 14 Pengendali Kemacetan

| Minggu, 30 Desember 2012 | 17:06

Pengalihan Jalan ke Kisamuan. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Sebagai upaya mengatasi kemacetan di Kota Tangerang, Dinas Perhubungan (Dishub) pada tahun 2013 akan menambah 14 unit sistem kendali otomatis lalu lintas kendaraan atau Auto Traffic Control System (ATCS) di sejumlah persimpangan jalan protokol yang rawan macet.
 
ATCS merupakan pengendalian lalu lintas dengan menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya di sebuah kota. Pengaturan lalu lintas melalui sistem ini memerlukan parameter jumlah kendaraan dan waktu tempuh kendaraan.
 
Sekretaris Dishub Kota Tangerang Fatchulhadi, mengatakan dari 42 program pemasangan ATCS di banyak persimpangan, hingga saat ini sudah terpasang 28 unit ATCS. Sementara pada tahun tahun 2013, Dishub akan mencoba untuk menyelesaikan sisa pemasangan 14 unit lagi.
 
“ATCS berguna untuk mengurai kemacetan yang terjadi titik rawan kemacetan. Sejumlah titik yang telah dipasang ATCS  diantaranya  persimpangan Puspem, Tanah Tinggi, Benteng Betawi, Tangerang City, TMP Taruna dan Tanah Gocap. Dengan terselesaikannya seluruh program pemasangan ATCS, diharapkan dapat lebih melancarkan arus lalu lintas," katanya, Minggu (30/12).
 
Adapun untuk menambah kinerja pemeliharaan fasilitas lalu lintas, Dishub Kota Tangerang belum lama ini menghadirkan dua mobil pemeliharaan lalulintas. Satu armada merupakan mobil multifungsi yang dapat digunakan sebagai pemeliharaan ATCS, marka jalan, dan derek.
 
"Adanya penambahan armada ini, selain memudahkan pemeliharan ATCS yang dipasang di tempat yang tinggi, juga dapat digunakan untuk mengurai kemacetan bersifat insidentil, semisal adanya mobil mogok," tutur Fatchulhadi.
 
Selain menyelesaikan pemasangan ATCS, kata Fatchulhadi, Dishub Kota Tangerang pun akan memaksimalkan penempatan petugas pengendalian operasi di titik lokasi kemacetan. Serta membuat rekayasa lalu lintas di jalan yang kerap menimbulkan kemacetan. (RAZ)

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill