Connect With Us

Komplotan Rampok di Rest Area Dibekuk, Dua Ditembak

| Selasa, 15 Januari 2013 | 19:09

Komplotan Rampok di Rest Area Dibekuk, Dua Ditembak. (tangerangnews / rangga)



TANGERANG
-Komplotan rampok yang sudah kerap beraksi di Rest Area Karang Tengah, Jalan Tol Merak-Jakarta KM 14, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, berhasil di tangkap Polres Metro Tangerang, Selasa (15/1).

Ketiga tersangka adalah Kodir, 36, M Jamil, 26, dan Herwin, 30. Dalam penangkapan tersebut. Dua diantaranya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki kiri karena berusaha merebut pistol petugas.

Awal mula penangkapan ketiga tersangka, berawal dari korban Noldy Sony Ferdinal, disopiri tersangka M Jamil, berangkat dari pabrik, membawa 16 ton pakan ternak yang akan dikirim ke gudang CMS Purwakarta. Namun, ketika sampai di Rest Area Karang Tengah, mobil truk fuso dengan nopol BE-9046-AQ mengalami pecah ban.

"Mobil truk pecah ban, saya yang kawal dengan menggunakan Xenia berhenti dibelakangnya untuk membantu ganti ban. Tiba-tiba ada dua orang menodongkan senjata tajam, kedua kaki dan tangan saya diikat, muka ditutup dengan handuk," ujar Noldy.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto mengatakan, Noldy yang merupakan wakil pemilik order ini dimasukan ke dalam mobil di jok tengah sambil ditendang dadanya sebanyak dua kali. Para pelaku sudah merencanakan pencurian jauh hari sebelumnya, Jamil, yang menjadi otak pencurian.

"Kejadian terjadi di Rest Area Karang Tengah Jalan Tol Merak, Jakarta KM 14, Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu, (12/1), pukul 01.00 pagi. Datang tiga orang tersangka Kodir, Herwin, dan Sunar dengan menggunakan mobil Xenia berwarna silver," ujarnya.

Rencananya, lanjut Suharyanto, 16 ton pakan ayam akan di jual kepada penadah di Cirebon. Para pelaku ditangkap ketika korban melarikan diri di area persawahan daerah Indramayu.

"Polsek Sukabumi berkordinasi dengan pihak kita dan langsung lakukan penangkapan, tapi dua orang lolos, dan masih dalam pengejaran sampai sekarang" ujarnya.

Dari hasil tangkapan, Polres Metro Tangerang berhasil menyita barang bukti berupa satu unit Truk Fuso, 16 ton pakan ayam, satu bilah golok, satu buah tali tambang, satu buah handuk, dan satu buah telepon genggam. "Para pelaku terkena Pasal 365 dengan ancaman 12 tahun penjara," ucap Suharyanto.(RAZ)

TEKNO
Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Tangsel One Akhirnya Diluncurkan, Layanan Publik Bisa Diakses Lewat Chat

Kamis, 30 April 2026 | 17:48

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) resmi meluncurkan inovasi layanan publik berbasis digital, Tangsel One, yang dilengkapi dengan asisten virtual Helita (Helo Kita Tangsel).

KOTA TANGERANG
Hardiknas 2026, Disdik Kota Tangerang Tegaskan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Hardiknas 2026, Disdik Kota Tangerang Tegaskan Pendidikan Berkualitas dan Merata

Senin, 4 Mei 2026 | 18:31

Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dijadikan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang sebagai arah kebijakan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata.

KAB. TANGERANG
WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

Senin, 4 Mei 2026 | 19:33

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill