Connect With Us

Dijadikan Tempat Mengungsi, Stasiun Tangerang Berhenti Operasi

| Kamis, 17 Januari 2013 | 19:57

stasiun kereta api Kota Tangerang ( / )

 

 
TANGERANG-Kereta api rute Stasiun Tangerang - Duri, Kamis (17/1), berhenti operasi. Pasalnya di sejumlah stasiun yang dilalui dijadikan tempat pengungsian korban banjir.
 
Kepala Stasiun Tangerang Suhada mengatakan, kegiatan operasi kereta dari Stasiun Tangerang menuju Stasiun Duri terpaksa dihentikan mulai pukul 07.00. Karena di beberapa stasiun yang dilalui, banyak pengungsi yang membuka tenda di rel kereta api.
 
“Sebelumnya kita masih mengoperasikan dua jam keberangkatan, yakni pada pukul 05.30 dan 06.00 WIB. Karena rel kereta belum diblokir warga. Tetapi pada jam keberangkatan berikutnya yakni pukul 06.40 dan 07.10 WIB, batal," ucap Suhada.
 
Menurutnya, dalam sehari Stasiun Tangerang bisa memberangkatkan penumpang sebanyak 23 kali, dan menerima kedatangan penumpang dari Stasiun Duri, juga sebanyak 23 kali. Karena peristiwa itu, pihaknya pun mengembalikan tiket yang sudah dibeli penumpang pada dua jam keberangkatan berikutnya.
 
"Tiket sudah kami jual. Dari dua jam keberangkatan itu kami sudah menjual sebanyak 1.420 tiket. Karena batal, sudah kami kembalikan kepada penumpang yakni Rp 7.500/orang. Tentu PT KAI menderita kerugian. Karena dalam sehari bisa memperoleh pendapatan Rp 23 juta," ujarnya.
 
Menurut Suhada, manajemen PT KAI terus berupaya melakukan komunikasi kepada warga untuk tidak memblokir rel kereta. "Kami harap mereka tidak mengungsi di area stasiun dan rel kereta. Selain berbahaya, juga mengganggu aktivitas masyarakat," ucapnya.
 
Manajemen PT KAI sendiri menempel secarik kertas di loket penjualan tiket di stasiun, seperti Stasiun Poris, yang termasuk stasiun yang dilewat kereta jurusan Tangerang - Duri. Isi pesan di kertas itu adalah, untuk sementara kereta tidak beroperasi. (RAZ)
 
KOTA TANGERANG
Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:22

Pria berinisial MAF, 27, ditangkap polisi usai menusuk seorang pemuda hingga tewas di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill