Connect With Us

Banjir di Total Persada Mulai Surut

| Minggu, 20 Januari 2013 | 19:01

Rumah PAUD Angkasa di Rt 10/Rw 07 Perum Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang tenggelam akibat banjir. (tangerangnews / endang)

 

 
TANGERANG-Banjir pada Selasa (15/1) lalu  yang merendam ratusan rumah di RW 7 dan 8 Perumahan Total Persada, Kelurahan Gembor, Kecamatan Periuk Kota Tangerang, mulai surut. Ketinggian air yang semula mencapai 3 meter, kini menurun menjadi 150 centimeter, pada Minggu (20/1).
 
Danramil-18/Jatiuwung Kapten Inf Rohani mengatakan, saat ini banjir telah menurun 100 centimeter. Pihaknya terus mengaktifkan 12 unit pompa untum menyedot air dan dibuang ke Kali Sabi. Jika selama dua hari ini tidak hujan, menurutnya, banjir air akan segera surut.
 
“Sejak Sabtu (19/1) kemarin tidak turun hujan, untuk sementara air mulai surut. Tapi warga belum diperbolehkan pulang sampai air benar-benar kering. Mudah-mudahan dua hari ini sudah selesai,” katanya.
 
Rohani menjelaskan, selama banjir, pihaknya mengcover pengungsi dari lima kelurahan di Kecamatan Periuk sebanyak 2675 kepala keluarga (KK) atau 9383 jiwa. Diantaranya Kelurahan Alam Jaya sebanyak 52 KK atau 96 jiwa, Kelurahan Gembor 1142 KK atau 4672 jiwa, Kelurahan Periuk 1058 KK atau 3094 jiwa, Kelurahan Gebang raya 154 KK atau 383 jiwa dan Kelurahan Periuk Jaya 460 KK atau 620 jiwa.
 
“Mereka ditampung di sejumlah tempat evakuasi seperti SDN Total Persada dan Masjid Mujahidin. Kita sudah bangun dua dapur umum utama dan posko-pokso di setiap titik banjir untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi,” ujarnya.
 
Terkait logistik, Rohani mengaku persediaaan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan koban banjir hingga satu minggu ke depan. Logistik tersebut menurutnya berasal dari pemerintah sejumlah komponen di sekitar seperti organisasi mahasiswa dan masyarakat lain.
 
“Logistik ini sebagian diguakan untuk dapur umum dan sebagian akan disalurkan ke masyarakat. Pembagian bantuan logistik nanti akan dikoodrinasikan dengan pemda untuk mengitung berapa jumlahnya,” paparnya.
 
Sementara Camat Periuk Engkos Zarkasih mengatakan, saat ini pihaknya fokus ke penyaluran logistik dan kesehatan bagi korban banjir. Untuk logistik telah disediakan dapur umum, sedangkan kesehatan disediakan puksesmas 24 jam.
 
“Di tiap kelurahan ada puskesmas yang disiagakan 24 jam. Tiap puskesmas ada satu dokter dan satu perawat. Sampai saat ini sih belum ada korban banjir yang sakit parah, hanya pusing dan gatal-gatal. Mereka langsung diobati,” katanya. (RAZ)
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Siswa Dilarang Bawa dan Main Gadget saat di Sekolah

Selasa, 14 Juli 2026 | 14:00

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2026 tentang Pembatasan Penggunaan Gadget atau Gawai di Satuan Pendidikan.

BANDARA
Bidik 10 Besar Dunia di 2029, Bandara Soetta Kebut Transformasi Lewat 3 Program Ini

Bidik 10 Besar Dunia di 2029, Bandara Soetta Kebut Transformasi Lewat 3 Program Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12

Pemerintah menargetkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029.

KOTA TANGERANG
Info Loker Kota Tangerang Pekan Ini, Ada Kawan Lama hingga Lion Group

Info Loker Kota Tangerang Pekan Ini, Ada Kawan Lama hingga Lion Group

Selasa, 14 Juli 2026 | 10:19

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang kembali membagikan informasi lowongan kerja terbaru yang dapat dimanfaatkan para pencari kerja.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill