Connect With Us

60.000 Warga Tionghoa Padati Vihara Boen San Bio

| Minggu, 10 Februari 2013 | 15:52

Vihara Boen San Bio. (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Ribuan warga Tionghoa memadati Vihara Nimmala Boen San Bio, di Jalan Pasar baru No. 43, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang dalam merayakan tahun baru Imlek 2.564, Minggu (10/2).
 
 Ribuan warga yang berasal dari dalam dan luar Kota Tangerang ini datang untuk melaksnakan ritual. Salah satu penjaga Vihara Nimmala, yakni Roy mengatakan, diperkirakan ada sekitar 60.000 umat tionghoa datang ke Vihara Nimmala untuk melaksanakan ibadah kepada dewa-dewa.
 
Ritual sembahyang tersebut dilakukan dengan membakar kertas sui kim atau kertas emas dan dupa sebagai bentuk doa. “Pembakaran suikim ini untuk mendapat rezeki, banyak anak dan panjang umur,” katanya.
 
Menurutnya perayaan Imlek digelar selama dua minggu. Puncaknya adalah perayaan Cap Go Meh pada hari ke 15 setelah hari raya Imlek. “Nanti perayaan Cap Go Meh lebih meriah lagi di Vihara,” ungkap Roy.
 
Salah satu pengunjung, Winda mengatakan, dirinya biasa beribadah di Vihara Nimmala bersama keluarga setiap hari raya Imlek.  

Dia percaya ditahun ular air ini, banyak rintangan sehingga harus banyak berdoa untuk bisa melaluinya. “Saya berharap banyak rezeki dan diberikan kesuksesan di tahun ini,” tuturnya.(RAZ)
 
 
KAB. TANGERANG
890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

890 Rumah di Kronjo Masih Terendam Banjir, Warga Desak Normalisasi dan Pembangunan Tanggul Sungai

Rabu, 28 Januari 2026 | 21:15

Sebanyak 890 rumah di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, masih terendam banjir yang diakibatkan luapan Sungai Cimanceuri dan Cipasilian hingga saat ini, Rabu 28 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Warga Tangsel Didorong Atasi Sampah Mandiri Lewat Budidaya Maggot

Rabu, 28 Januari 2026 | 23:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendorong budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga yang menjadi penyumbang besar tumpukan sampah di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill