Connect With Us

DPKD Kota Tangerang Tutupi Penerima Dana Hibah

| Selasa, 5 Maret 2013 | 19:15

Aan Sekretaris DPKD Kota Tangerang. (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG-Menjelang Pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota  Tangerang periode 2013-2018 Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Kota Tangerang tutupi penerima dana hibah.

Tertutupnya anggaran tersebut selain telah melanggar Undang-Undang  Keterbukaan Informasi Publik (KIP), hal itu  mengindikasikan ada penyelewengan dana hibah.

"Saya tak tahu siapa saja yang diberikan. Nominalnya juga saya tak tahu berapa, karena orang yang tahu-soal data itu sedang sakit," kata Sekretaris DPKD Aan kepada www.TangerangNews.com, Selasa (5/3).


Anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang Rahmat Hakim mengatakan, seharusnya Pemerintah Kota Tangerang terbuka. "Jelas kalau tidak terbuka, ini membuat kecurigaan masyarakat. Jangan-jangan ini berkaitan dengan Pilkada, Pileg, Pilpres yang hanya diberikan kepada tim sukses tertentu. Bahkan bisa jadi diberikan kepada keluarga pejabat saja," ujar Rahmat.


Rahmat mengaku, akan berkoodinasi dengan rekannya di komisi I untuk meminta agar DPKD dipanggi untuk membuka secara gamblang siapa saja yang mendapat dana hibah tersebut.

"Masyarakat kan berhak dan wajib hukumnya diberitahu.  Karena pada dasarnya itu kan uang rakyat, kasian kalau itu sampai tidak tepat sasaran," terangnya. Ketua DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine mengatakan,  jelas apa yang dilakukan DPKD tidak sesuai dengan UU KIP.

"Mereka yang mendapat bantuan harus diaudit. Karena itu uang masyarakat yang dipertanggung jawabkan. DPRD selama ini tidak dikasih secara detail datanya, mereka hanya memberi data itu secara global," ujarnya. (DRA)
 
BANTEN
Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Atasi Kemacetan Parah dan Banjir Tahunan, Pemprov Banten Bakal Tata Kawasan Industri Serang Barat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:49

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengambil langkah untuk menyelesaikan berbagai persoalan menahun di kawasan industri Serang Barat.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill