Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANG – Nilai tukar rupiah kembali dalam tren pelemahan jelang keputusan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed). Keputusan itu akan disampaikan usai pertemuan pada 16-17 Desember pekan ini.
Mirza Adityaswara, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), mengatakan pergerakan rupiah saat ini sudah dalam perkiraan BI, meskipun investor telah meresponS lebih dahulu sebelum keputusan disampaikan.
"Ya sebenarnya sudah diperkirakan, menjelang 17 Desember ada aktivitas demand terhadap dolar," ungkapnya di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/12/2015)
Di samping itu juga ada peningkatan kebutuhan dolar AS di dalam negeri menjelang akhir tahun. Di antaranya adalah pembayaran cicilan utang luar negeri oleh perusahaan dan pembagian dividen. Sehingga wajar dolar AS kembali menembus Rp 14.000. "Kemudian juga ada kebutuhan akhir tahun, jadi sesuatu yang wajar saja," tegasnya.
BI akan tetap memantau pergerakan rupiah, terutama pascakeputusan The Fed. Meskipun besar kemungkinan akan ada kenaikan suku bunga AS sebesar 25 basis poin. "Yang penting nanti setelah 17 bagaimana reaksinya. BI ada di pasar untuk menjaga kurs," ujar Mirza.
Mirza mengakui, posisi rupiah masih belum mencerminkan fundamentalnya. Hal ini dikarenakan sentimen eksternal yang mempengaruhi pasar keuangan. "Kalau dilihat dari Fundamental yang membaik ya undervalue. Cuma kan memang nilai fundamental itu, kurs pasar tidak berjalan seiring. Saat pasar digerakkan oleh sentimen, maka kurs di pasar nggak ketemu. Saat sentimen terhadap China, Fed mereda, maka ketemu lagi," paparnya.
TODAY TAGSebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.
PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews