Connect With Us

Gaji Wali Kota & DPRD Kota Tangsel Akan Molor 6 Bulan

Denny Bagus Irawan | Selasa, 15 Desember 2015 | 12:06

Moh Saleh Asnawi dan Airin Rachmi Diany (Agung Ceria / TangerangNews)

 

TANGERANG-Gaji Wali Kota, Wakil Wali Kota, serta para jajarannya di eksekutif mulai Januari 2016 selama enam bulan akan molor dalam enam bulan.  Hal itu terjadi lantaran persetujuan dalam rencana APBD Kota Tangsel terlambat dibahas.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Saleh Asnawi mengatakan, hal itu berimbas juga tentunya dengan gaji para anggota legislatif.

“Kami kira mereka (eksekutif) sibuk dengan perhelatan Pilkada. Seharusnya paling lambat November 2015 diketuk palu, tapi sampai sekarang belum,” terang Shaleh saat dihubungi, Selasa (15/12/2015).

Namun, menurut Saleh apa yang akan terjadi selama enam bulan kedepan pada 2016 itu diperkirakan akan menemui solusi. Dirinya  yakin tidak akan ada yang mau tak digaji sampai enam bulan, meski pun akan dirapel.

“Pasti ada solusi, tidak mungkin pegawai mau bertahan sampai enam bulan tanpa gaji. Saya pikir itu sudah dipikirkan jalan keluarnya oleh eksekutif, apakah nanti Wali Kota mengeluarkan Perwal atau apa, yang jelas pasti ada solusi,” katanya.   

 

BISNIS
Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Atasi Sampah Kemasan, ALVAboard Gandeng Rekosistem Beri Warga Insentif dari Setoran Limbah

Rabu, 25 Februari 2026 | 16:20

Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.

HIBURAN
Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Mulai Maret 2026 Bakal Ada Bioskop Mini di Alfamart, Lokasi Pertamanya di Gading Serpong

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:15

Jejaring retail PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart akan menghadirkan inovasi gerai yang tak hanya sebagai tempat belanja kebutuhan harian, namun juga sarana hiburan bioskop mini bernama “Layar Digi”.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill