Connect With Us

Kabupaten Tangerang Mulai Terserang Banjir

Denny Bagus Irawan | Selasa, 15 Desember 2015 | 11:04

Periuk Damai & Mutiara Pluit Tangerang Masih Banjir 1 Meter (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG - Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, ada beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang mulai terserang banjir. Oleh karena itu, pihaknya telah melakukan persiapan dalam menanganinya  Selain kesiapan peralatan logistik, posko-posko pun telah disiapkan bagi korban banjir.

Kesiagaan dan kesiapan pasukan perlu juga ditinjau untuk mengantisipasi musibah banjir yang hampir setiap tahun melanda sebagian wilayah Kabupaten Tangerang. 

Melihat bencana banjir yang saat ini sudah mulai melanda wilayah Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Bupati Tangerang mulai mengkaji penyebab banjir.

“Lagi diteliti dulu, apa penyebabnya," kata Zaki.

Zaki menambahkan, Kelurahan Kadu Agung dan Desa Margasari berada di wilayah cekungan sungai Cimanceuri, yang bisa menampung air saat musim hujan.

Untuk itu, pihaknya akan pihak pengembang untuk meminimalisir banjir di wilayah tersebut.

“Kemarin Kadis Binamarga sudah saya perintahkan untuk mengkaji wilayah aluran sungai itu. Kita tunggu saja hasilnya. Kita juga akan panggil pengembang untuk membantu meminimalisir banjir,” terang Zaki.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Teteng Jumara mengungkapkan, antisipasi banjir sejak awal telah dilakukan. Relawan dan logistik sudah dipersiapkan di masing wilayah rawan banjir. 

“Untuk titik rawan banjir masih seperti tahun sebelumnya. Yakni Kecamatan Jayanti, Kresek, Kronjo, Tigaraksa, Pasarkemis, Pakuhaji, Mauk, Teluknaga dan Kosambi. Kami telah siap dengan segala kemungkinan,” ungkap Teteng.

Tahun ini, banjir mulai terjadi di wilayah Kecamatan Tigaraksa. Selain sudah melakukan koordinasi dengan RT/RW dan Kecamatan untuk menanggulangi bencana, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan warga di Kelurahan Kadu Agung dan Desa Cisereh, yang saat ini mulai terendam banjir.

“Saya sudah turun langsung kelokasi banjir. Ini memang banjir pertama saat musim penghujan di wilayah kita dan kita sudah kirim logistik bantuan untuk korban banjir serta dapur umum sudah disiapkan. Kami juga mengirim beberapa relawan banjir untuk selanjutnya koordinasi dengan RT/RW setempat,” tandasnya. 

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill