Connect With Us

Jalanan di Thailand Paling Mematikan di Dunia

EYD | Minggu, 20 Desember 2015 | 09:41

Kecelakaan maut terjadi di Thailand, di mana bus terjun ke dasar jurang. WHO mengklaim jalanan di Thailand paling mematikan di dunia. (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Setidaknya 13 orang tewas dalam kecelakaan bus wisata di Thailand, Minggu (20/12/2015). Para korban tewas terdiri dari delapan wanita dan lima pria.

Kecelakaan tersebut terjadi di Distrik Doi Saket, sekitar 30 km dari Kota Chiang Mai, Thailand bagian utara. Seorang polisi di kantor polisi Doi Saket mengatakan kepada AFP, para korban merupakan warga Thailand dan turis etnis China berkewarganegaraan Malaysia. 

Foto-foto yang diposting di internet oleh situs-situs berita lokal menunjukkan pemandangan mengerikan saat para petugas penyelamat berjuang mengeluarkan mereka yang terjebak di dalam bus yang ringsek.

Bus tersebut terjun dari jalanan dan jatuh menimpa dedaunan tebal. Tampak pula beberapa penumpang yang masih berada di dalam bus menderita luka-luka mengerikan. Kecelakaan mematikan di jalan raya umum sering terjadi di Thailand. Dalam studi 2015 mengenai keselamatan jalan global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Thailand memiliki jalanan paling berbahaya kedua di dunia dengan 36,2 kematian per 100.000 orang.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill