Connect With Us

Ada Sigung, Pesawat ini Sempat Gagal Mendarat

EYD | Jumat, 18 Maret 2016 | 07:41

Pesawat Flybe (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Banyak hal tak terduga yang menyebabkan pesawat tak jadi mendarat. Di Inggris misalnya, pesawat harus tunda pendaratan karena ada sigung di landasan bandara.

Dilansir dari BBC, Jumat (18/3/2016), baru-baru ini pesawat FlyBe dengan nomor penerbangan 806 berangkat dari Bandara Gatwick di London dengan tujuan Bandara Newquay di Cornwall, Inggris. Pesawat tersebut mengangkut sekitar 60 penumpang.

Ketika berada di ketinggian sekitar 300 kaki dan sudah bersiap mendarat, pilot mendapat kabar kalau ada hewan yang diduga adalah semacam sigung, berkeliaran di landasan pacu Bandara Newquay. Pesawat pun tak jadi mendarat dan segera mengangkasa menjauhi landasan.

Seorang penumpang pesawat bernama Pete Atkinson mengatakan, ketika pesawat tiba-tiba terbang semakin tinggi menjauhi landasan, suasana tegang pun terasa di kabin. Penumpang banyak yang penasaran melihat ke jendela, ingin tahu apa yang terjadi di luar sana sampai-sampai pesawat tak jadi mendarat.

"Orang-orang terdiam dan mulai melihat ke luar dari jendela," kata Atkinson yang berprofesi sebagai fotografer lepas ini.

Sekitar lima menit kemudian, pilot mengumumkan bahwa pesawat harus menunda pendaratan karena di landasan pacu bandara ada sigung. Setelah pengumuman para penumpang yang tadinya khawatir akhirnya lega, tak sedikit juga yang tertawa senang.

Pesawat akhirnya mendarat dengan selamat di Bandara Newquay sekitar 15 menit kemudian, setelah pihak bandara memastikan landasan pacu bebas dari sigung. Pihak bandara mengatakan bahwa menunda pendaratan itu merupakan langkah yang harus dilakukan untuk kepentingan keselamatan.

TANGSEL
Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Selasa, 6 Januari 2026 | 18:15

Status Tanggap Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025, nampaknya belum menjadi solusi instan bagi permasalahan sampah di wilayah tersebut.

OPINI
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Senin, 5 Januari 2026 | 19:48

Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill