Connect With Us

Jack English, pria 93 tahun yang hidup seorang diri di tengah hutan

FER | Jumat, 5 Agustus 2016 | 20:00

Jack English. (Istimewa / TangerangNews)

 

Jack English selalu menginginkan hidup yang sederhana. Dia tak terlalu suka dengan kehidupan kota yang ramai, namun tetap harus menjalaninya demi kewajiban terhadap keluarga. Namun tempat paling damai baginya adalah di tengah hutan Pine Valley yang sering dia kunjungi saat berusia 11 tahun.

English kehilangan istrinya yang meninggal karena kanker ovarium pada tahun 2001. Sebelum menyerah kepada penyakitnya, sang istri sudah memberikan restu bagi English untuk menjalani hidup sesuai keinginannya. Tak butuh waktu lama bagi English untuk mewujudkan keinginan itu. Dia segera membangun sebuah kabin sederhana di tengah hutan dan menghabiskan sisa hidupnya di sana.

 

Diansri Elite Readers, sekarang English memperoleh penghasilan cuma-cuma dengan membuat bagian biola. Semua itu dilakukannya di tengah hutan terpencil.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

HIBURAN
VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

VIVERE Hotel Tangerang Gandeng Seniman Berkebutuhan Khusus Gelar Pameran Seni Bertema You See Me and I Feel You

Selasa, 28 April 2026 | 08:01

Dalam rangka menyambut Bulan Autisme Sedunia, VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bekerja sama dengan Matalesoge HospitABLElity Academy menggelar pameran seni bertajuk “You See Me and I Feel You”, yang berlangsung pada 24 April

KOTA TANGERANG
Cegah Kecelakaan, Jembatan Bayur Tangerang Dipasang Pembatas Beton

Cegah Kecelakaan, Jembatan Bayur Tangerang Dipasang Pembatas Beton

Senin, 4 Mei 2026 | 21:13

Satuan Lalu Lintas Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan rekayasa lalu lintas melalui pemasangan barrier beton di kawasan Jembatan Bayur, Jalan Raya Sangego, Kota Tangerang, pada Senin 4 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill