Connect With Us

Jasad Napi WNA Portugal Terbakar di Lapas Tangerang Teridentifikasi, Keluarga Minta Dikremasi

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 13 September 2021 | 18:42

Blok hunian C2 Lapas Kelas 1 Tangerang setelah terbakar. (@TangerangNews / Humas Dirjenpas Kemenkumham)

TANGERANGNEWS.com-Salah satu narapidana korban kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang merupakan Warga Negara Portugal bernama Ricardo Ussumane Embalo, 51.

Setelah jenazah korban berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI), pihak keluarga meminta agar jenazahnya dapat dikremasi.

Hal itu dikatakan Direktur Pembinaan Narapidana dan Latihan Kerja Produksi Ditjenpas Thurman Hutapea di RS Polri Kramat Jati, Senin 13 September 2021.

Menurutnya, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan keluarga korban melalui Kedutaan Portugal di Indonesia. Pesan yang didapat, pihak keluarga meminta kremasi.

"Pesan dari sana kami dapat (jenazah) dikremasi," ujar Thurman seperti dilansir dari INews.

Ada pun dalam proses kremasi nantinya melibatkan instansi terkait, antara lain Kementerian Luar Negeri dan Ditjen PAS yang akan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar dan Konsulat Portugal.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menuturkan hingga kini dari total 41 jenazah narapidana yang dibawa ke RS Polri Kramat Jati, 18 di antaranya sudah teridentifikasi.

Seluruhnya teridentifikasi berdasarkan pencocokan data antemortem (sebelum kematian) dengan postmortem (setelah kematian), lalu diperkuat dengan data medis sekunder.

"Jadi ada delapan yang teridentifikasi hari ini, sehingga jumlah total yang sudah teridentifikasi sampai hari ini 18 orang. Dari 41 ada 23 jenazah yang belum teridentifikasi," katanya.

Diketahui saat ini jumlah narapidana tewas akibat terbakarnya Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang sebanyak 46 orang.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill