KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah narapidana korban terbakarnya Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang bertambah dua orang. Kini, total jumlah korban meninggal saat ini menjadi 46 orang.
Dua orang korban yang meninggal dalam perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang pada Minggu 12 September 2021 tersebut adalah H dan T.
Adapun H meninggal karena menderita luka bakar sebanyak 63 persen di tubuhnya. Luka bakarnya 63 persen tersebut juga disertai on wsd (water sealed drainage) dan post-debridement.
"Atas nama T dengan luas luka bakar 40 persen dan trauma inhalasi berat, meninggal semalam dijam 21.25," ujar Hilwani, Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi (HPI) RSUD Kabupaten Tangerang, Senin 13 September 2021.
Hilwani mengatakan, jasad kedua korban akan langsung dijemput oleh keluarga untuk kemudian dimakamkan.
"Jenazah masih ada di kita, keluarga belum bisa dihubungi dan sudah koordinasi dengan lapas," katanya.
Hingga kini, kata Hilwani, ada lima korban yang masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.
"Sisa pasien yang dirawat ada lima lagi yang masih dirawat yang lima ini satu kondisinya relatif stabil," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Pengelola Lapangan Tenis dan Padel Poppies menggelar aksi sosial dengan membagikan puluhan paket sembako kepada masyarakat di sekitar kawasan Jalan Dr. Soetomo, Ciledug, Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews