Connect With Us

Prihatin Terbakarnya Lapas, DPRD Kota Tangerang Soroti Over Kapasitas

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 10 September 2021 | 16:31

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah Putra. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang yang mengakibatkan 44 narapidana meninggal membuat berbagai pihak prihatin dan berduka cita, tak terkecuali Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah pun mengungkapkan rasa prihatinnya dan turut mengucapkan berlangsungkawa sedalam-dalamnya atas insiden yang terjadi pada Rabu 8 September 2021 itu.

“Semoga para keluarga korban diberikan kesabaran,” ungkap Tengku, Jumat 10 September 2021.

Selain itu, Tengku juga menyoroti terkait kelayakan jumlah tahanan yang mungkin perlu dievaluasi karena kelebihan kapasitas.

“Keluhan tentang over capacity ini kan sudah lama kita dengar, mungkin ke depan perlu dievaluasi tentang kelayakan jumlah tahanannya, agar potensi bahaya bisa diminimalisir,” katanya.

Seperti diketahui, insiden kebakaran itu terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang itu terjadi pukul 01.45 WIB pada Rabu 8 September 2021. Insiden ini menewaskan 44 orang narapidana, sementara puluhan korban lainnya luka-luka.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill