Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Para warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas 1 Tangerang mendapatkan trauma healing pasca-insiden terbakarnya lapas yang menewaskan 44 napi.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham Rika Aprianti mengatakan, selain para korban selamat warga binaan lainnya juga dapat trauma healing.
"Dari kemarin juga sudah dilakukan pendekatan sikologis trauma healing bagi warna binaan, bukan hanya warga binaan dari 122 orang yang di Blok C2, tetapi juga warga binaan yang di blok lainnya," ujarnya di Lapas Kelas 1 Tangerang, Jumat 10 September 2021.
Oara warga binaan yang selamat dari insiden kebakaran kini ditempatkan di blok A, B, D, dan E. Meskipun kelebihan kapasitas karena bertambahnya hunian dari warga binaan selamat, menurutnya itu solusi sementara sambil menunggu renovasi blok C2 yang hangus terbakar.
"Pasti (kelebihan kapasitas). Solusi yang terbaik itu. kalau kita pindahkan ke lapas lain juga over kapasitas, bahkan lebih tinggi," katanya.
Rika menyebut, adapun trauma healing diberikan untuk menenangkan kondisi psikologis para warga binaan.
"Tugas kami adalah menenangkan bahwa tidak akan terjadi apa-apa dan semoga ini tidak terjadi lagi, yang lebih penting lagi agar Lapas Kelas 1 Tangerang pasca-kebakaran tetap kondusif mohon doanya," katanya.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews