Connect With Us

Tanggapi Dugaan Tindak Pidana Terbakarnya Lapas Tangerang, Ini Kata Menkumham

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 September 2021 | 17:06

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sementara mengesampingkan soal adanya dugaan tindak pidana atas insiden terbakarnya Lapas Kelas 1 Tangerang yang menewaskan 44 napi.

Yasonna menyebut terkait dengan dugaan adanya tindak pidana insiden kebakaran biarkan jajaran Polri yang menyelidikinya.

Saat ini, kata Yasonna, Kemenkumham masih fokus pada urusan pemulihan korban selamat. 

"Ya itu kita serahkan saja ke Polri. Nggak usah berspekulasi dulu setelah tuntas ada itu ya kita ini kan masih (fokus pemulasaraan dan pemulihan korban)," ujarnya selepas menjenguk para korban selamat di RSUD Kabupaten Tangerang pada Kamis 9 September 2021.

Saat ini sebanyak 20 orang dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk diperiksa terkait terbakarnya blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang. Mereka terdiri dari petugas Lapas, warga binaan dan masyarakat sekitar.

Pemeriksaan terhadap 20 orang tersebut merupakan upaya dalam mengungkap penyebab terjadinya kebakaran karena dugaan tindak pidana. Di samping mengungkap akibat dari dugaan sementara, yakni karena korsleting listrik. 

"Kemarin kan dugaannya listrik. Dugaan itu (tindak pidana) biarkan saja, biar selesaikan saja dulu. Nanti masalah yang lain handphone (warga binaan gunakan handphone di Lapas) dan lain lain ada tim yang meneliti," jelas Yasonna. 

Yasona menegaskan pihaknya masih konsentrasi dengan 81 korban selamat. Saat ini para korban dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Sitanala.

"Kami masih konsentrasi dengan korban kita konsentrasi untuk penyelesaian yang ada 81 orang yang akan kita tempatkan dimana," katanya. 

Pihaknya juga terus memantau perkembangan peristiwa itu melalui bawahannya. Kata dia sebagian pejabat seperti Dirjenpas sementara berkantor di Lapas Kelas 1 Tangerang. 

"Saya terus memantau kejadian yang ada kita lihat saja hasil pemeriksaan semua. Tim kami masih bekerja sama dengan keluarga korban kami masih menunggu INAFIS jadi kami tidak berfikiran yang lain dulu," pungkasnya.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

BANDARA
Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Liburan ke Tanjung Lesung Banten Kini Bisa Naik Bus Damri dari Bandara Soetta, Ini Jadwal dan Tarifnya

Jumat, 9 Oktober 2026 | 20:02

Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill