Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Lapas Kelas 1 Tangerang Victor Teguh Prihartono membantah beredarnya video dari dalam blok terkait insiden kebakaran.
Menurutnya, video yang beredar direkam dari luar area blok lapas. Sedangkan video dari area dalam blok, dia menyatakan, tidak ada.
"Video yang beredar itu mungkin ada teman-teman yang memvideokan, seperti yang kita lihat dari gambar luar. Kalau video minta tolong kemudian dari asal sumber api itu tidak ada," jelasnya saat ditemui di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis 9 September 2021.
Dia menjelaskan, pihaknya kerap melakukan razia ponsel di dalam lapas.
"Penggeledahan itu dilakukan secara rutin maupun sudah rutin. Rutin sebulan bisa dijadwalkan secara bersama-sama, bisa dijadwalkan secara struktural, bisa dijadwalkan rekan-relan kepentingan tertentu," katanya.
Menurutnya, jika ada napi yang menggunakan ponsel di dalam lapas dapat melanggar tata tertib.
Dia menambahkan, pihaknya telah memfasilitasi alat komunikasi bagi napi.
"Tidak dipungkiri narapidana itu butuh komunikasi. Di Lapas Kelas 1 Tangerang telah menyiapkan 10 boks bilik untuk komunikasi virtual, video conference yang 24 jam bisa digunakan oleh warga binaan," pungkasnya.
Seperti diketahui, diduga telah beredar rekaman video terkait insiden kebakaran dari dalam blok C2.
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TODAY TAGBagi warga Kota Tangerang yang hendak mudik ke kampung halaman saat Lebaran 2026, tak perlu khawatir untuk meninggalkan kendaraannya.
Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews