Connect With Us

Dua Napi Korban Lapas Kelas 1 Tangerang Terbakar Masih Kritis

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 10 September 2021 | 11:51

Ruang Mawar RSUD Kabupaten Tangerang tempat dirawatnya napi Lapas Kelas 1 Tangerang yang mengalami luka bakar. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tangerang, masih merawat tujuh pasien narapidana yang menjadi korban kebakaran di Blok C Dua Lapas Kelas 1 Tangerang.

Dua pasien di antaranya berinsisial N dan HR dalam kondisi belum stabil atau masih kritis, karena alami trauma gejala nafas yang merupakan dampak terjebak dalam kebakaran lebih dari satu jam.

Hilwani, Kepala Humas RSU Kabupaten Tangerang mengatakan, tim medis akan memberikan tindakan berupa operasi pembersihan luka dan pengangkatan jaringan kulit yang telah mati akibat luka bakar, kepada satu pasien narapidana, pada Jumat 10 September 2021, siang.

“Sedangkan hari Kamis kemarin, operasi serupa telah dilakukan kepada dua pasien yang alami luka bakar di atas 90 persen, untuk mengurangi peradangan. Diperkirakan butuh waktu tiga minggu lamanya untuk normal kembali,” katanya.

Sedangkan tiga pasien lain menjalani rawat inap karena alami luka patah kaki dan luka bakar di bawah 20 persen.

“Tindakan operasi akan kembali dilakukan kepada dua pasien narapidana yakni N dan HR, yang dijadwalkan pada senin pekan depan, jika kondisi keduanya telah stabil,” jelas Hilwani.

Orang tua dari salah seorang pasien narapidana, Neti Suliarti, mendatangi Rsud Kabupaten Tangerang untuk melihat langsung kondisi anaknya. Namun karena masih pandemi COVID-19  dan tempat perawatan berada di ruang high care unit atau HCU , maka dia tidak diizinkan menjenguknya.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

NASIONAL
Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Senin, 26 Januari 2026 | 21:07

Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill