VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten. Dua jenazah yang berhasil terindentifikasi atas nama Mat Idris bin Adrismon, 29, dan Ferdian Perdana bin Sukriadi, 28.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol. Ahmad Ramadhan saat memberikan keterangan pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu, 11 September 2021, menyebutkan Mat Idris merupakan warga Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur dan Ferdian Perdana merupakan warga Pamulang, Tangerang Selatan.
"Identifikasi Mat Idris berdasarkan pemeriksaan DNA dan medis. Sementara itu, identifikasi Ferdian berdasarkan pemeriksaan medis," kata Ramadhan dikutip dari Antara.
Dengan berhasilnya identifikasi dua jenazah korban kebakaran itu, tim DVI telah mengindentifikasi tujuh jenazah. Sementara itu, jenazah yang belum teridentifikasi dari 41 jenazah yang dibawa ke RS Polri Kramat Jati sebanyak 34 orang. "Tim DVI terus bekerja. Kita tunggu hasil identifikasi selanjutnya," kata Ramadhan.
Sespusdokkes Polri Kombes Pol. Pramujoko menambahkan bahwa hasil pemeriksaan DNA terhadap jenazah Mat Idris sangat identik.
Begitu pun pemeriksaan medisnya mendukung, yakni terdapat tato di bagian punggungnya. "Di bagian punggung jenazah Mat Idris terdapat tato yang khas yang dibuat secara manual sehingga sulit sekali untuk ditiru," katanya.
Sementara itu, identifikasi jenazah Ferdian Perdana hanya berdasarkan pemeriksaan medis karena hasil DNA-nya belum keluar.
"Namun, kami memiliki keyakinan dengan pemeriksaan medis bahwa tato yang ada di tubuh Ferdian adalah khas. Satu-satunya tato seperti ini, baik dari antemortem maupun dari pos mortemnya," kata Pramujoko.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews