Connect With Us

Mencekam, Begini Suasana Ramadan di Palestina 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 14 Maret 2024 | 09:46

Suasana Ramadan di Palestina. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Tahun 2024, menjadi salah satu momen bulan suci Ramadan yang berbeda bagi warga Palestina.

Sebab, suasana kemeriahan lampu dan lentera tak bercahaya, pasar dan kerumunan orang berbelanja pun tak terlihat.

Misalnya, di Jalan Al-Rimal, Gaza, Palestina, yang dulunya terlihat ramai, kini kosong dan hanya tampak bangunan hancur serta jalanan berlubang.

Melansir dari Mondoweiss, salah satu warga Gaza Utara, Lina Oweis, 24, dan Dina, 32, mengaku kesulitan mendapatkan makanan pada Ramadan tahun ini.

"Jika tidak ada perubahan, Ramadan akan menjadi pukulan berat bagi kita tahun ini," ucap Lina dikutip pada Kamis, 14 Maret 2024.

Untuk berbuka puasa, Lina menghidangkan Zalabia, yakni kue yang terbuat dari kue dan minyak goreng.

Sementara itu, warga Rafah Ghazi Oweis mengaku rindu dengan suasana Ramadan yang dulunya meriah.

Saat ini, mereka harus berbagi makanan di tenda pengungsian, sementara di perbatasan truk makanan menunggu tanpa izin masuk.

"Sekarang keluarga kami makan beberapa kaleng daging, hummus, dan roti," katanya.

NASIONAL
Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Krisis Air Bersih Pasca Bencana, Produsen Pipa HDPE Tangerang Siap Dukung Kebutuhan Infrastruktur

Senin, 26 Januari 2026 | 21:07

Sejumlah bencana alam yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di berbagai daerah Indonesia kembali memunculkan persoalan klasik namun krusial, yakni krisis air bersih.

BISNIS
Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange

Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40

Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill