Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGGERANGNEWS.com- Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap kewajiban penggunaan mobil listrik untuk semua orang, meskipun dia menerima dukungan penuh dari CEO Tesla, Elon Musk.
Hal itu diungkapkan Trump, dalam pernyataannya di konferensi National Association of Black Journalists di Chicago, pada Rabu, 31 Juli 2024.
"Elon Musk mendukung saya dan dia adalah teman saya, tetapi saya menolak gagasan bahwa semua orang harus memiliki mobil listrik," ujar Trump seperti dilaporkan oleh Reuters dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 2 Agustus 2024.
Pernyataan Trump ini ditujukan kepada kebijakan pemerintahan Joe Biden yang berupaya meningkatkan penjualan mobil listrik hingga 100 persen.
Menurut Trump, kebijakan tersebut tidak realistis karena Amerika Serikat memiliki cadangan minyak yang melimpah.
"Jika Anda ingin mobil hybrid atau berbahan bakar bensin. Kita memiliki lebih banyak minyak di bawah tanah kita daripada negara lain. Lebih banyak dari Arab Saudi dan Rusia. Saya ingin menggunakan sumber daya kita untuk menurunkan harga dan biaya," ujar Trump.
Regulasi pemerintah AS saat ini menargetkan penjualan mobil listrik mencapai antara 35 hingga 65 persen dari total penjualan mobil baru pada tahun 2032.
Meskipun demikian, regulasi ini bersifat sebagai panduan, bukan mandat wajib bagi produsen.
Trump telah beberapa kali mengkritik kebijakan mobil listrik AS. Pada September 2023, ia menyebut, "Mandat Biden bukanlah regulasi pemerintah, melainkan pembunuhan terhadap pekerjaan dan industri Anda."
Pada Maret 2024, Trump berjanji akan mengenakan tarif 100 persen untuk mobil buatan China yang diproduksi di Meksiko jika terpilih kembali sebagai presiden.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGSuatu ketika kafir Quraish menawarkan kepada Rasulullah Muhammad saw agar Rasulillah Muhammad saw berkenan untuk menyembah sesembahan mereka sehingga merekapun berkenan menyembah Allah Swt, secara bergantian.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews